Golden Heritage Koffie: Sensasi Ngopi Anti COVID-19, Peduli Hidup & Mati Orang

  • Whatsapp
Golden Heritage Koffie
Supervisor Golden Heritage Koffie Yuwianto Budi Aristya menunjukkan list protokol kesehatan di tempat kerjanya. Foto: Bagus Ary Wicaksono/nusadaily.com
banner 468x60

MALANG- Golden Heritage Koffie di Jl. Raya Tidar No.36 Kota Malang adalah surganya kopi dan kudapan di masa pandemi. Di kafe ini kita bisa menikmati sajian kopi dan makanan tanpa takut kena COVID-19. Sungguh, pengelola kafe menerapkan protokol kesehatan yang serius, tak main-main.

BACA JUGA: Wali Kota Malang Sutiaji Kampanye 3M Ketika Hadiri Senam Biru Mandiri NasDem

Baca Juga

BACA JUGA: Kiat Pebisnis Kopi Bertahan Kala Pandemi – Imperiumdaily.com

Sejak pandemi COVID-19 diumumkan pemerintah, Golden Heritage Koffie langsung sigap. Pengelola mengikuti protokol sesuai arahan WHO. Jadi standart yang mereka terapkan setara dengan standart restoran atau kafe internasional.

Protokol di Golden Heritage Koffie tak tak sekadar 3 M yakni 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Lebih dari itu. Pihak pengelola menerapkan dengan list protokol yang lebih rinci. Bahkan seluruh pegawai di kafe tersebut mengenakan faceshield, masker, sarung tangan dan pakaian kerja sesuai standar K3.

Memasuki Golden Heritage Koffie, terlihat jelas standar COVID-19 3M, yakni wastafel untuk mencuci tangan. Kemudian pegawai dengan pakaian lengkap akan menyambut tamu di depan. Memeriksa suhu, kemudian menulis nama, alamat dan nomor telepon untuk identitas tamu. Pegawai juga menunjukkan list protokol yang dicetak rapi berlaminating.

Golden Heritage Koffie
Golden Heritage Koffie mengusung konsep kafe ala pabrik kopi. Foto: Bagus Ary Wicaksono/nusadaily.com

Jika prosedur terlampui. Para tamu langsung memilih menu di dekat kasir. Tercetak sangat besar, sehingga tamu tak perlu bergantian memegang menu tangan, seperti yang ada di restoran lain. Dari penempatan menu saja, sudah terlihat keseriusan dari pengelola Golden Heritage Koffie untuk mendukung pelaksanaan protokol kesehatan.

Setelah fase itu terlampaui, pengunjung bisa memjilih tempat duduk. Tak perlu khawatir, spacenya juga diatur berjarak. Tempat itu memiliki desain ala pabrik kopi. Bersih, nyaman, elegan dan memiliki dua lantai. Soal rasa kopi dan kudapannya, tidak perlu ditanyakan lagi. Nomor satu pokoknya.

Begitu pengunjung memilih tempat duduk, pelayan akan datang membawakan makanan. Mereka juga dilengkapi dengan faceshield, masker, sarung tangan dan pakaian kerja sesuai standar K3. Tak ada interaksi sentuhan antara tamu dan pegawai kafe.

Golden Heritage Koffie Pelopor Protokol COVID-19

Golden Heritage Koffie
Golden Heritage Koffie memiliki handlist protokol kesehatan.

Yurike Tedjakusmana, owner Golden Heritage Koffie memberi penjelasan kepada nusadaily.com, Minggu (25/10/2020). Ia menerapkan protokol kesehatan sejak awal pandemi berjalan.

“Kami setuju sekali dengan kebijakan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Malang, karena dapat melindungi customer dan pegawai kami,” ujarnya.

Protokol tersebut, membuat pengunjung dan pegawai Golden Heritage Koffie aman dan nyaman. Sehingga mereka tetap merasa enjoy ketika hangout menikmati kopi dan kudapan di tempatnya.

“Jujur kalaupun tidak ada protokol dari Pemkot pun, kita akan ikuti protokol dari WHO, karena protokol kesehatan penting sekali untuk keselamatan bersama. Kami juga sepenuhnya ingin patuh dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan Pemkot,” imbuhnya.

Bagi Yurike Tedjakusmana, keamanan dan keselamatan serta kenyaman pengunjung dan pegawai adalah yang utama.

“Kami ikuti dengan dasar kami peduli dengan kesehatan dan keselamatan customer dan staf kami. Kami terus memantau dan memperlengkapi kami dengan pengetahuan tentang perkembangan Covid-19 karena bagi kami ini urusan “hidup dan mati” orang juga,” ungkapnya.

Sementara itu, Yuwianto Budi Aristya Supervisor Golden Heritage Koffie mengaku pegawai tenang selama bekerja. Sejak kafe itu dibuka mulai pukul 07.00 WIB hingga 21.00 WIB, seluruh pegawai mematuhi list aturan dari tempat mereka bekerja.

“Sejak awal kami tertib memakai APD, pengunjung juga nyaman,” akunya.

Tika, salah satu pengunjung mengaku betah di tempat itu. Tak hanya karena kopi dan kudapannya nikmat, namun karena penerapan protocol COVID-19 yang ketat.

“Ketat namun tetap membuat pengunjung nyaman, saya bilang pelopor ya untuk protokol kesehatan di kafe atau restoran,” akunya.(cak)

Post Terkait

banner 468x60