Minggu, Mei 29, 2022
BerandaLifestyleEntertainmentKiat Atur Asupan Gula untuk Buah Hati dari Zee Zee Shahab

Kiat Atur Asupan Gula untuk Buah Hati dari Zee Zee Shahab

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Aktris Zee Zee Shahab membagikan kiatnya mengatur asupan gula untuk para buah hatinya sehingga asupan gizi dan mineral yang diberikan bisa seimbang dan memiliki kesehatan optimal.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Ia mengaku sedikit ketat dalam hal memberikan makanan maupun minuman yang memiliki pemanis tambahan atau sukrosa. Aktris keturunan Arab dan Betawi ini lebih memilih makanan dengan kandungan gula alami.

BACA JUGA: Ayom Satria Debut sebagai Saksofonis Lewat Single “Toward The Sun”

“Anak-anak itu biasanya suka makanan dan minuman manis karena ngikutin orang tuanya, jadi kalau di rumah aku dan suami memang gak nyediain makanan dan minuman dengan pemanis tambahan. Otomatis anak-anak pun jadi tidak akan konsumsi gula berlebih,” ujar Zee Zee Shahab dalam konferensi pers virtual, dikutip Jumat.

Meski demikian, asupan gula tetap diberikan kepada anak-anaknya. Yaitu lewat pemberian buah maupun sayur yang memiliki gula alami atau dikenal dengan fruktosa.

BACA JUGA: Pendapat Marissa Anita Soal Cerita dan Sineas Perempuan

Buah-buahan itu dijadikan camilan rutin sehingga asupan gula yang diberikan tetap lebih sehat bagi tubuh sang buah hati.

Untuk pemberian makanan atau minuman dengan tambahan gula pasir atau sukrosa hanya diberikan pada situasi tertentu sebagai bentuk reward dari hal baik yang sudah dilakukan oleh anak.

BACA JUGA: Cheat Codes Rilis Album “Hellraisers Part II”

“Memang terdengar ketat, tapi ini ikhtiar orang tua supaya anak tahu makanan yang baik untuk dirinya. Jadi dia tahu makan yang gulanya berlebih itu tidak baik. Intinya orang tua yang harus pertama kali ambil tindakan sehingga anaknya ga ketergantungan,” ujar Zee Zee.

Kiat lainnya agar asupan gula kedua buah hatinya bisa tetap terjaga adalah Zee gemar melihat nutrition facts atau kadar nutrisi pada setiap makanan atau minuman kemasan yang dibelinya untuk keluarga.

Dengan memahami komposisi olahan pangan baik makanan maupun minuman, sebagai ibu tentunya keluarga bisa terlindungi jika ternyata produk olahan tersebut memiliki kandungan yang kurang seimbang.

BACA JUGA: Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Tayang 2 Desember

Berdasarkan rekomendasi Kementerian Kesehatan untuk anak berusia 7-12 tahun tambahan gula atau sukrosa dalam produk pangan yang ideal untuk dikonsumsi adalah 2-3 sendok. Atau setara dengan 20 gram gula pasir setiap harinya.

Jika melebihi takaran tersebut mungkin saja gizi anak menjadi kurang seimbang. Bahkan dapat berpengaruh pada kondisi kesehatan buah hati jika dilakukan dalam jangka panjang.(mic)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Waspada! Virus Hendra Berpotensi Jadi Pandemi, Ini Gejala dan Penularannya

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Virus Hendra disebut berpotensi menjadi pandemi di masa mendatang. Ahli epidemiologi Dicky Budiman dari Universitas Griffith Australia menilai potensinya sama...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Aktris Zee Zee Shahab membagikan kiatnya mengatur asupan gula untuk para buah hatinya sehingga asupan gizi dan mineral yang diberikan bisa seimbang dan memiliki kesehatan optimal.

Ia mengaku sedikit ketat dalam hal memberikan makanan maupun minuman yang memiliki pemanis tambahan atau sukrosa. Aktris keturunan Arab dan Betawi ini lebih memilih makanan dengan kandungan gula alami.

BACA JUGA: Ayom Satria Debut sebagai Saksofonis Lewat Single “Toward The Sun”

“Anak-anak itu biasanya suka makanan dan minuman manis karena ngikutin orang tuanya, jadi kalau di rumah aku dan suami memang gak nyediain makanan dan minuman dengan pemanis tambahan. Otomatis anak-anak pun jadi tidak akan konsumsi gula berlebih,” ujar Zee Zee Shahab dalam konferensi pers virtual, dikutip Jumat.

Meski demikian, asupan gula tetap diberikan kepada anak-anaknya. Yaitu lewat pemberian buah maupun sayur yang memiliki gula alami atau dikenal dengan fruktosa.

BACA JUGA: Pendapat Marissa Anita Soal Cerita dan Sineas Perempuan

Buah-buahan itu dijadikan camilan rutin sehingga asupan gula yang diberikan tetap lebih sehat bagi tubuh sang buah hati.

Untuk pemberian makanan atau minuman dengan tambahan gula pasir atau sukrosa hanya diberikan pada situasi tertentu sebagai bentuk reward dari hal baik yang sudah dilakukan oleh anak.

BACA JUGA: Cheat Codes Rilis Album “Hellraisers Part II”

“Memang terdengar ketat, tapi ini ikhtiar orang tua supaya anak tahu makanan yang baik untuk dirinya. Jadi dia tahu makan yang gulanya berlebih itu tidak baik. Intinya orang tua yang harus pertama kali ambil tindakan sehingga anaknya ga ketergantungan,” ujar Zee Zee.

Kiat lainnya agar asupan gula kedua buah hatinya bisa tetap terjaga adalah Zee gemar melihat nutrition facts atau kadar nutrisi pada setiap makanan atau minuman kemasan yang dibelinya untuk keluarga.

Dengan memahami komposisi olahan pangan baik makanan maupun minuman, sebagai ibu tentunya keluarga bisa terlindungi jika ternyata produk olahan tersebut memiliki kandungan yang kurang seimbang.

BACA JUGA: Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Tayang 2 Desember

Berdasarkan rekomendasi Kementerian Kesehatan untuk anak berusia 7-12 tahun tambahan gula atau sukrosa dalam produk pangan yang ideal untuk dikonsumsi adalah 2-3 sendok. Atau setara dengan 20 gram gula pasir setiap harinya.

Jika melebihi takaran tersebut mungkin saja gizi anak menjadi kurang seimbang. Bahkan dapat berpengaruh pada kondisi kesehatan buah hati jika dilakukan dalam jangka panjang.(mic)