Jumat, Januari 21, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaLifestyleEntertainmentErnest Prakasa Jajal Genre "Thriller" Lewat "Teka Teki Tika"

Ernest Prakasa Jajal Genre “Thriller” Lewat “Teka Teki Tika”

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Setelah merilis “IMPERFECT: Karier, Cinta & Timbangan” pada 2019, Ernest Prakasa menjajal film bergenre thriller lewat “Teka Teki Tika”.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Memberanikan diri karena sebenarnya kalau dilihat dari dulu, aku juga selalu pengen berusaha menghadirkan sesuatu yang baru. Pengen nyoba sesuatu yang baru. Cuma bedanya kemarin-kemarin coba sesuatu yang barunya masih di koridor komedi gitu,” kata Ernest Prakasa selaku Sutradara dan penulis “Teka Teki Tika” saat dijumpai di Jakarta, Jumat (3/12).

BACA JUGA: “Perjalanan Pertama”, Film Keluarga Kolaborasi Indonesia dan Malaysia

“Seram sih. Bukan filmnya yang serem tapi gue-nya yang serem. Maksudnya ngebayangin persepsi orang akan seperti apa. Tapi kalau enggak dicoba, ya enggak akan tau,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Ernest mengatakan bahwa alasan dia ingin membuat film dengan genre misteri adalah karena aktor sekaligus sutradara tersebut ingin mencoba untuk membuat suatu karya yang membuat penonton bertanya-tanya tentang isi dari film tersebut.

BACA JUGA: Andien Ingin Bawa Keceriaan Lewat “Benang-benang Asmara”

“Kalau ditanya inspirasi ceritanya dari mana, sebenarnya aku sebagai penonton suka genrenya. Suka genre yang berbau-bau misteri, teka teki, gitu. Dan selalu kagum kalau penulisnya bisa bikin cerita yang orang tuh bertanya-tanya. Pengen suatu saat bisa bikin juga yang kayak gitu,” ungkap Ernest.

BACA JUGA: “Bus Om Bebek”, Film Drama Musikal Karya Terbaru Aditya Gumay

Di sisi lain, melalui film “Teka Teki Tika” Ernest mengatakan bahwa dia terinspirasi dari kasus korupsi dana bantuan sosial yang sempat terjadi di masa pandemi. Oleh sebab itu, Ernest pun ingin mencoba untuk memberikan pesan tersebut melalui film terbarunya.

BACA JUGA: Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Tayang 2 Desember

“Inspirasinya dari mana aku enggak bisa pin point satu titik tertentu, tapi yang pasti salah satu inspirasinya ya berkaitan dengan pesan dari film itu sendiri. Walaupun baru bisa dilihat ketika nonton filmnya, sebenarnya pesannya ini berangkat dari aku merasa bahwa orang Indonesia itu terlalu pemaaf sama korupsi,” jelas Ernest.

“Tapi aku selalu merasa kalau di Indonesia ini kayaknya kalau ada orang yang bikin salah, ada artis yang terlibat skandal kayak jadi manusia paling hina semuka bumi gitu. Tapi kok kayaknya kalau sama koruptor ni kita santai banget gitu,” tutupnya.(mic)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily