Ledakan Terjadi di Dekat Rumah Jurnalis Senior Papua, Ini Kronologinya

Ledakan di dekat rumah Victor Mambor tepatnya terjadi di wilayah Kelurahan Angkasapura, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, sekitar pukul 04.00 WIT. Menurut Fabio, saat itu Victor belum tidur.

Ledakan Terjadi di Dekat Rumah Jurnalis Senior Papua, Ini Kronologinya
Polisi melakukan olah TKP ledakan bom rakitan di dekat rumah jurnalis senior Papua. (Foto: dok. Istimewa)

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Sebuah ledakan terjadi di dekat rumah jurnalis senior Papua Victor Mambor di Jayapura, Papua. Ledakan tersebut sempat membuat dinding rumah Victor bergetar. Ia juga mencium bau belerang pascaledakan

"Saat terjadi ledakan, dinding rumah bergetar seperti terjadi gempa bumi," ujar Koordinator Advokasi AJI Jayapura Fabio Costa dalam keterangannya, Selasa (24/1/2023).

BACA JUGA : 5 Orang Dikabarkan Tewas Akibat Bom Bunuh Diri di Dekat...

Ledakan di dekat rumah Victor Mambor tepatnya terjadi di wilayah Kelurahan Angkasapura, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, sekitar pukul 04.00 WIT. Menurut Fabio, saat itu Victor belum tidur.

Awalnya, Victor mendengar suara sepeda motor berhenti di jalan tepat di samping rumahnya. Tak lama kemudian, pengendara motor itu meninggalkan lokasi tersebut dan sekitar satu menit terdengarlah bunyi ledakan.

"Bunyi ledakan ini tak hanya mengagetkan Victor dan keluarganya. Sejumlah Warga setempat di kompleks permukiman itu juga sempat meninggalkan rumahnya untuk memeriksa lokasi sumber ledakan," kata Koordinator Advokasi AJI Jayapura Fabio Costa, dilansir dari detikSulsel

BACA JUGA : Venna Melinda Jalani Terapi Pemulihan Mental Usai Jadi Korban KDRT

Fabio menyampaikan Victor langsung mengecek gardu listrik pascaledakan itu. Dia kemudian mencium bau belerang di samping rumahnya. Fabio menambahkan ada bukti rekaman kamera CCTV yang terpasang di salah satu bagian rumah Victor. Kini dia masih menunggu hasil penyelidikan.

Fabio mengatakan pihaknya menganggap ledakan itu sebagai aksi teror sehingga dia mengecamnya. Dia menegaskan ledakan itu bagian dari intimidasi terhadap wartawan. (ros)