Layanan Internet Starlink di Puskesmas Klungkung Dibongkar, Ada Apa?

"Kadang dapat 300 Mbps kadang bisa turun sampai 200 Mbps, belum stabil. Kemarin sore dibuka oleh petugas yang memasang. Tidak tahu hari ini dipasang lagi atau tidak," kata Arini.

May 22, 2024 - 07:38
Layanan Internet Starlink di Puskesmas Klungkung Dibongkar, Ada Apa?

NUSADAILY.COM – DENPASAR - Layanan internet berbasis satelit, Starlink, milik pengusaha teknologi asal Amerika Serikat (AS) Elon Musk di Puskemas Pembantu (Pustu) Desa Bungbungan, Kecamatan Banjarangkan, Klunkung, Bali dibongkar lagi.

Alasan pembongkaran layanan internet untuk puskesmas yang diluncurkan perdana di Bali pada Minggu (19/5) itu dilakukan karena jaringan belum stabil.

Mengutip dari detikBali, Senin (20/5) pagi, perangkat internet cepat ini diletakkan pada satu ruang rawat pasien Pustu Bungbungan.

Setelah Starlink dibongkar, layanan internet menggunakan jaringan provider sebelumnya.

Salah satu bidan Pustu Bungbungan, Putu Arini Julianti, mengungkapkan saat pemasangan Starlink, internetnya memang tidak stabil karena masih proses mencari sinyal.

"Kadang dapat 300 Mbps kadang bisa turun sampai 200 Mbps, belum stabil. Kemarin sore dibuka oleh petugas yang memasang. Tidak tahu hari ini dipasang lagi atau tidak," kata Arini.

Lokasi Pustu Bungbungan memang berada di pedesaan, sehingga sinyal sejumlah provider sering lemah.

"Sistem semua sudah pakai online, kalau di dalam pustu tidak bisa internet dari HP-nya, harus gunakan wifi," terang Arini.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika mengatakan Klungkung beruntung karena mendapat layanan kerja sama antara Kemenkes dengan Space-X milik Elon Musk.

"Pustu Bungbungan adalah salah satu puskesmas yang ada di pelosok desa di Klungkung, yang jaringan internetnya masih kurang memadai, sehingga layak mendapat layanan internet cepat untuk menunjang kinerja tenaga kesehatan," terang Jendrika.

Dia berharap Kemenkes juga bisa memberikan bantuan kepada puskesmas-puskesmas yang ada di wilayah kepulauan Nusa Penida. Pasalnya di Nusa Penida masih banyak tempat yang mengalami blank spot (tidak tersentuh jaringan komunikasi internet).

Sebelumnya, Elon Musk ditemani sejumlah pejabat Indonesia meresmikan layanan internet Starlink untuk puskesmas di Bali. Dia hadir di peluncuran yang dilakukan di Puskesmas Pembantu Sumerta Kelod, Denpasar pada Minggu petang lalu.

Beberapa pejabat RI yang menemani Musk adalah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Menkominfo Budi Arie Setiadi, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono.

Usai peresmian itu, Musk menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di Indonesia. Namun pada momen itu, Musk tidak memberikan rincian terkait keinginan investasinya tersebut.

"Kami sepertinya bakal berinvestasi di Indonesia. Hari ini pengumuman tentang Starlink. Jadi saya ingin memberikan pengumuman lebih lanjut di kesempatan lain," ujar Musk.

"Tapi saya kira akan sangat mungkin. Saya akan sangat mungkin menginvestasikan perusahaan saya di Indonesia pada masa depan," tambah CEO SpaceX dan juga Tesla tersebut.

Musk kemudian lebih banyak membicarakan tentang Starlink.

"Seperti saya sebut tadi, kami sedang fokus pada acara Starlink dan manfaat yang dibawa konektivitas dengan bandwith tinggi untuk pulau terpencil dan komunitas remote," kata Musk.

"Saya kira sangat penting untuk menekankan pentingnya konektivitas internet dan bagaimana ia dapat mengubah dan menolong kehidupan," imbuhnya.

Selain untuk belajar, Musk menyebut internet juga dapat dimanfaatkan untuk meraup cuan. Mereka yang punya bisnis barang atau jasa bisa menjajakan produk dan layanannya lewat internet, bahkan jika mereka berada di wilayah rural.

"Dan kemudian jika Anda memiliki beberapa barang atau jasa yang ingin Anda jual kepada dunia, bahkan jika Anda berada di desa terpencil, Anda sekarang dapat melakukannya dengan koneksi internet. sehingga saya pikir dapat membawa banyak kemakmuran, bagi masyarakat pedesaan," katanya.(han)