Ini Kronologi Wakil Walikota Madiun Inda Raya Polisikan Kadis Kominfo

Jul 24, 2023 - 05:52
Ini Kronologi Wakil Walikota Madiun Inda Raya Polisikan Kadis Kominfo
Foto : Tangkapan layar IG @indaraya

NUSADAILY.COM - KOTA MADIUN - Peristiwanya bermula dari postingan sebuah foto Wakil Wali Kota Madiun, Inda Raya Ayu Miko Saputri, bersama suami R Bagus Adhitama di media sosial pada Selasa (11/07/2023).

Bukan karena penampilan busana dari pasangan suami istri tersebut, maupun latar belakang dekorasi ala budaya jawa, melainkan perang komentar pada kolom antara Inda Raya dengan sebuah akun bernama nooraflah yang belakangan diketahui milik Kadiskominfo Kota Madiun.

"Karena banyak yang nanya kenapa gak ada foto saya di "sana", inilah jawabnya…. karena foto saya adanya disini…ngruntel disini…kalo saya lebih banyak postingan acara2 seru informal," tulis Inda Raya dalam postingan akun Instagram indaraya tersebut.

Dalam captionnya, Inda Raya juga menambahkan, salah satu acara yang dimaksud, adalah bakti sosial (baksos). Kemudian dirinya juga berharap, melalui postingan yang diunggah, dapat mengobati rasa kangen masyarakat kepadanya.

"Baksos sama temen2 dll, ya karena saya gak punya foto atau gak kefoto pas berkegiatan formal meskipun saya ada di acara itu…..atau malah gak ada saya dalam daftar undangan acara itu," tulisnya.

Sampai sini paham kan? tanyanya. Jadi kalo kangen saya, mampirnya kesini aja ya….yang penting selalu ada aku dihatimu dan kamu dihatiku," sambung Inda Raya dalam postingannya.

Sebuah akun bernam nooraflah ikut memberikan penilaian panjang lebar, pada postingan yang diunggah Wakil Wali Kota tersebut.

"Sejak tahun pertama saya sudah mengingatkan njenengan (anda) akan posisi wawali secara protokoler. Monggo dibaca aturan terkait kedudukan wawali," tulis akun tersebut.

Lebih lanjut, akun nooraflah juga meminta Wawali Inda Raya, menjaga amanah yang sudah diberikan, serta paham akan struktur tugas dan tanggung jawab.

"Saya juga tau njenengan (anda) sudah dinasehati oleh walikota sebelah yang kebetulan pernah berdinas ke luar negeri bersama saya dan pak wali, saya kira itu sudah sangat jelas dan tidak perlu saya tulis disini. Saya mohon njenengan (anda) menjaga amanah yang sudah diberikan, paham akan struktur tugas dan tanggung jawab," tambahnya.

Tak cukup sampai di situ, Ia kembali menuliskan, negara ada aturannya ada strukturnya. Semoga njenengan (anda) paham. Saya tidak perlu menjelaskan semua ke publik, jika publik ingin tau silahkan mengajukan pertanyaan secara resmi ke kami melalui @ppidkotamadiun. Semoga semua paham kami bekerja ada aturannya.

Sontak saja, Wakil Wali Kota Inda Raya membalas cuitan tersebut. Sehingga terjadilah perang komentar antara dua pejabat publik itu. Sudah ada ratusan komentar membanjiri postingan tersebut.

Tak terima atas tulisan akun nooraflah di media sosial, Inda Raya memilih melaporkannya ke- Polres Madiun Kota melalui kuasa hukumnya Heru Prasetyo.

"Benar Ibu wawali membuat laporan ke- polisi agar lebih bijak, berhati hati, dalam menggunakan sosial media, karena bisa dilihat oleh khalayak umum," jawab Heru, saat dihubungi melalu sambungan telepon, Minggu (23/07/2023)

Menurut Heru, pasal yang digunakan dalam pelaporan ke- polisi, yakni undang undang tentang pencemaran nama baik dan Undang Undang ITE.

"Apa yang dilakukan sudah memenuhi pasal tersebut. Kami ajukan laporan ke Polres Madiun Kota pada 17 Juli. Sudah dimintai keterangan, bukti bukti sudah kami serahkan ke pihak berwajib," pungkasnya.

Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Sujarno, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dugaan pencemaran nama baik dan UU ITE oleh Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya melalui pengacaranya.

"Betul, laporannya telah kami terima. Kami masih mempelajari serta dalam proses penyelidikan lebih lanjut," ucap AKP Sujarno.

Pihaknya berencana bakal menjadwalkan, pemanggilan dua pihak terkait guna dimintai keterangan. Hanya saja, mengenai soal waktu belum bisa dibeberkan secara detail.

"Masih kita agendakan," tandas AKP Sujarno.

Dikonfirmasi terpisah, Kadiskominfo Kota Madiun Noor Aflah membenarkan akun yang memberikan komentar, adalah akun milik pribadinya.

"Mengenai adanya laporan ke polisi saya baru tahu dari media ya. Tetapi saya pasti hadir, jika sewaktu waktu dipanggil pihak berwajib untuk dimintai keterangan," tegasnya.

Terakhir Dia mejelaskan jika salah satu tugas dan fungsi Humas Pemkot Madiun adalah mengendalikan opini di medsos.

"Saya tidak mau staf saya menjadi korban atau direpotkan karena tanggung jawab saya sebagai pimpinan dinas," pungkasnya. (*/nto).