KPU RI Resmikan Maskot Pemilu 2024 Bernama Sura dan Sulu

Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 akhirnya telah memiliki maskot. Lewat ajang perlombaan, Sura dan Sulu yang merupakan dua ekor burung Jalak Bali ini pun keluar sebagai pemenangnya.

KPU RI Resmikan Maskot Pemilu 2024 Bernama Sura dan Sulu
eluncuran Sura dan Sulu sebagai Maskot Pemilu 2024 (Foto : Istimewa)

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 akhirnya telah memiliki maskot. Lewat ajang perlombaan, Sura dan Sulu yang merupakan dua ekor burung Jalak Bali ini pun keluar sebagai pemenangnya.

BACA JUGA : Jaga Stabilitas dan Kondusivitas, Pemkot Malang Gelar Sosialisasi Jelang Pemilu 2024

Anggota KPU RI, August Mellaz menyampaikan bahwa pemenang lomba maskot Pemilu 2024 ini tentu harus memenuhi sejumlah syarat. Mulai dari keasliannya, kreativitas, komunikatif hingga mencerminkan ke-Indonesiaan. Perlombaan ini, kata dia, KPU melibatkan 3 juri eksternal dan 2 orang dari internal.

"Dari hasil penilaian tersebut dengan beberapa kriteria yang saya sebutkan, akhirnya ada satu orang pemenang terbaik yaitu maskot dengan nama Sura dan Sulu karya Stefani," kata Mellaz dalam konferensi persnya, Jumat (25/112022).

Dilihat dati desain yang dibuat Stefani, terlihat ada dua ekor burung Jalak Bali berwarna putih. Dua burung Jalak Bali itu diberi nama Sura (Suara Rakyat) dan Sulu (Suara Pemilu).

Sura digambarkan sebagai maskot Pemilu 2024 yang mewakili gender laki-laki. Sementara, Sulu digambarkan sebagai maskot Pemilu 2024 yang mewakili gender perempuan.

BACA JUGA : Yusril: Duet Prabowo-Jokowi Berpotensi Kalahkan Ganjar dan Anies di 2024

Di dada burung Jalak Bali itu juga terdapat logo KPU, lembaga yang ditugaskan negara untuk menyelenggarakan Pemilu di Tanah Air. Sura dan Sulu juga nampak kompak memegang sebuah paku. Paku ini menjadi simbol sebagai salah satu alat yang digunakan pemilih untuk mencoblos pada hari H pemungutan suara berlangsung.

"Maskot itu nanti akan di launching secara perdana pada acara konsolidasi nasional yang diselenggarakan KPU RI dengan melibatkan lebih 6.000 personel penyelenggara Pemilu di Ancol pada tanggal 1-3 Desember," ujar Mellaz melanjutkan.

(roi)