Kompetisi Liga 3 Jatim Dibatalkan, Infrastruktur Stadion Tidak Layak

Keputusan ini diambil berdasarkan hasil rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada Senin (12/12/2022) malam di Sekretariat Asprov PSSI Jatim.

Kompetisi Liga 3 Jatim Dibatalkan, Infrastruktur Stadion Tidak Layak
Infrastruktur Stadion Tidak Layak, Kompetisi Liga 3 Jatim Dibatalkan

NUSADAILY.COM – SURABAYA -  Pupus harapan para pemilik klub liga 3 mempersiapkan timnya untuk mengikuti Gelaran Liga 3 Zona Provinsi Jawa Timur.

Pasalnya secara mengejutkan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur memutuskan tidak menggelar kompetisi Liga 3 2022.

Keputusan ini diambil berdasarkan hasil rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada Senin (12/12/2022) malam di Sekretariat Asprov PSSI Jatim.

BACA JUGA : Untag Surabaya Harap Desa Wisata Claket Mojokerto Go Internasional

Bukan tanpa alasan, Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh, UB, Ph.D mengungkapkan alasan tak digelarnya kompetisi amatir tingkat regional Jatim itu karena penyesuaian peraturan polisi (perpol), di mana dalam segi infrastruktur banyak stadion klub Liga 3 yang tak memenuhi standar.

Selain itu waktu yang terlalu mepet dengan timeline Liga 3 putaran nasional yang digelar pada Februari 2023, sementara saat ini sudah memasuki pekan kedua Desember. Tentunya persiapan tim pasti tidak akan maksimal, bila pada Februari harus bermain di putaran nasional.

“Semua Exco sepakat tidak melanjutkan rencana menggelar kompetisi Liga 3 PSSI Jatim karena kami taat dengan peraturan polisi dan menghindari sesuatu yang tidak diinginkan. Saya pikir, Tragedi Kanjuruhan menuntut semua pelaku sepak bola untuk berbenah,” ujar Riyadh.

Selain itu, rapat Exco Asprov PSSI Jatim yang dihadiri oleh Ketua Umum Asprov PSSI Ahmad Riyadh, Wakil Ketua Amir Burhannudin, dan anggota Exco dr Dyah Wijayanti, Ha Thoriq, Yudi Meira, Purwanto dan Johan Susanto ini juga menghasilkan keputusan untuk tak menggelar kompetisi Soeratin U17 dan Piala Pertiwi di tingkat provinsi.

Sementara itu, untuk kompetisi kelompok umur untuk kategori U13 dan U15 tetap diputar di tingkat Asprov PSSI Jawa Timur. “Untuk level pembinaan dan pembibitan harus tetap jalan. Karena selain minim risiko, kita harus terus melakukan pembinaan usia dini agar regenrasi sepak bola kita tidak boleh mandek,” papar H. Thoriq, anggota Exco PSSI Jatim.

BACA JUGA : Warga Menanggal Surabaya Temukan Mayat Bayi Terbungkus..

Selain soal kompetisi rapat Exco PSSI Jatim kali ini juga menghasilkan keputusan bahwa Purwanto ditetapkan sebagai Plt Askot PSSI Kediri, dan Johan
Susanto sebagai Plt Askab Bangkalan. Kedua pelaksana tugas Askot dan Askab ini akan bertugas menggelar Muskot atau Muskab dengan agenda pemilihan ketua yang baru.

Adapun hasil keputusan rapat juga mencalonkan Ketua Umum Asprov PSSI Jatim Akhmad Riyadh maju dalam pencalonan Wakil Ketua PSSI dalam Kongres PSSI Luar Biasa yang akan digelar pada 16 Februari mendatang.(ris)