Ki Purwa Heritage Festival 2024 Dibuka Pj Gubernur Jatim, Meriah dan Heboh

Jul 9, 2024 - 21:44
Ki Purwa Heritage Festival 2024 Dibuka Pj Gubernur Jatim, Meriah dan Heboh

NUSADAILY.COM – JOMBANG - Ribuan masyarakat dari Desa Jati Duwur dan sekitarnya,  tumplek blek di acara pembukaan Ki Purwa Heritage Festival 2024, Sabtu (5/7/2024). Acara festival yang dibuka resmi Pj Gubernur Jawa Timur, hingga kini masih berlangsung.

 

Festival seni pertunjukkan dan bazaar UMKM ini digelar selama 10 hari sejak tanggal Jumat, 5 Juli hingga Minggu, 14 Juli 2024 besok. Kegiatan kolaborasi pemuda kreatif desa Paguyuban Panji Sekartaji Jati Purwo, Sanggar Purwo Budoyo dan Yayasan Tri Purwo Budoyo ini memasuki malam kedua setelah pembukaan.

 

Di dalam pembukaan yang cukup meriah itu diwarnai tabuhan gong dari Pj Gubernur Jatim Dr Adhy Karyono, yang diwakili Kabid Cagar Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur dan letupan kembang api.

 

Wajah Desa Jati Duwur, Kecamatan Kesamben, Jombang, Jatim yang selama ini 'terisolir' pun seolah berubah menjadi bersinar dan seolah terlepas dari belenggu keterkungkungan selama ini. Diawal pembukaan, langsung digelar bazaar makanan jadul atau lawas,  pameran benda pusaka, tarian kelono, tarian remo, dan fragmen siswa sanggar setempat.

 

Efi Wijayanti, Kabid Cagar Budaya di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) sempat tergeleng-geleng kepala. Kreasi anak muda Desa Jati Duwur, ini sudah sangat baik. Bahkan katanya, festival ini diharapkan digelar tahun depan lebih luas lagi.

 

"Jika setuju, nanti tahun depan kita fasilitasi lebih besar. Saya kira upaya panitia sudah luar biasa, salut," tukasnya, usai acara.

 

Sebelumnya Efi membacakan sambutan Pj Gubernur Dr Adhy Karyono, secara tertulis.

 

Menurut Dr Adhy Karyono, Sekdaprov Jatim, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sangat  mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh masyarakat Desa Jati Duwur, yang dimotori oleh generasi mudanya melestarikan budaya tradisi Jawa Timur, melalui penyelenggaraan Ki Purwa Heritage Festival 2024 dengan mengangkat tema, "dengan semangat seni tradisional mengikis perilaku gadget pada generasi muda, dan melestarikan budaya warisan leluhur yang adiluhung demi terciptanya destinasi wisata di desa dan mendongkrak ekonomi desa, terutama Jawa Timur.

 

"Kita tahu bahwa generasi muda memiliki peranan sangat penting dalam proses pembangunan bangsa. Generasi muda merupakan manifestasi dari energi sekaligus motor penggerak pembangunan sebagai perwujudan fungsi, peran, karakteristik dan kedudukannya yang strategia," ujar Adhy Karyono.

 

Menurutnya, pemuda adalah kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan dalam laju pembangunan nasional. Energi generasi muda di negeri ini merupakan modal yang sangat berharga dalam akselerasi pembangunan nasional.

 

"Namun tentu potensi besar itu perlu dididik, dibina dan diarahkan agar menghasilkan kontribusi positif kemajuan bangsa,’’ katanya.

 

Selain perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan di bidang Iptek mereka juga perlu dibekali kemapanan karakter serta jati diri sebagai bangsa yang besad yakni Indonesia.

 

"Karakter bangsa itu dapat dibangun dan digali dari nilai-nilai luhur budaya dan kearifan lokal di daerah masing-masing. Salah satunya, tercermin melalui seni budaya warisan leluhur yaitu seni wayamg topeng Jati Duwur di Jombang ini," tegasnya.

 

Pendekatan budaya dan kearifan lokal itu sangat dibutuhkan untuk memperkuat pondasi bangsa, membangun nasionalisme. "Nah, seni wayang topeng Jati Duwur ini merupakan karya adiluhung dari Jawa Timur, yang telah diwariskan  ke sekian generasi. Dan jadi jembtan untuk mempelajari nilai-nilai luhur nenek moyang," tegasnya.

 

"Sebuah karya seni budaya tradisi mampu bertahan selama ratusan tahun melawan perubahan zaman. Namun seni wayang topeng Jati Duwur  telah memberi karya adiluhung dan mampu tetap eksis dan terus diterima ke semua generasi," imbuhnya.

 

Bukti Eksistensi Budaya Panji di Jatim

 

Seni wayang topeng Jati Duwur kata Adhy Karyono, juga menambah eksistensi budaya Panji di Jatim, sebagai tanah kelahiran cerita Panji yang pada 2017, ditetapkan Unesco sebagai Memory of The World (MOW). Bagi masyarakat Jatim, cerita Panji tidak hanya sebatas karya sastra.

 

Representasi cerita Panji di Jatim juga berkembang dalam beragam ekspresi budaya, baik bendawi hingga tak benda. "Cerita Panji juga telah menjadi inspirasi dalam beragam kesenian tradisi yang berkembang di Jatim," ujarnya.

 

Pj Gubernur Jatim, berharap  dengan digelarnya  Ki Purwa Heritage Festival 2024, dapat semakin melestarikan seni budaya tradisi wayang topeng Jati Duwur sebagai warisan budaya adiluhung dari Jatim.

 

"Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan agar seni budayaa tradisi warisan leluhur ini dapat terus lestari, dan mampu membawa manfaat bagi generasi sekarang dan akan datang," pungkas Adhy Karyono, Pj Gubernur dibacakan Efi Wijayanti, dari Disbudpar Provinsi Jatim.

 

Sekadar diketahui, Ki Pùrwa Heritage Festival 2024 digelar di Jati Duwur, Jombang, mempersatukan semua seniman se Jombang berkolaborasi di satu pentas.

 

Di antaranya, tari sandur Manduro, tari kelono, tari Remo beberapa sanggar tari se Jombang, pemusik jalanan, hadrah, dan seni lainya. Acara dihadiri perwakilan Forkopimda, Forkopimca Kesamben, Kadisdikbud Pemkab Jombang, Kapolres, Dandim, dan sejumlah perangkat desa setempat.

Menurut Ketua Paguyuban Panji Sekartaji Jati Purwo, selaku koordinator panitia, festival ini dirangkai 10 hari untuk memberi pondasi bagi festival tahun depan, 2025.

 

"Kita tahun ini masih kita kemas sederhana. Namun semua talent dan stand berekspresi maksimal," ujarnya.

 

Pengurus Yayasan Sanggar Seni Tri Purwa Budaya ini juga menegaskan bahwa Menteri Parekraf Sandiaga Uno telah menyambut baik kegiatan ini, demikian juga Pemprov Jatim, dan Pemkab Jombang, sehingga rajutan ini ke depan akan lebih spektakuler.

 

"Ini bentuk usaha pemuda desa kami, Jati Duwur, untuk menguri-uri budaya warisan leluhur wayang Topeng," ujarnya. (ima/wan)