Kemenlu Desak AS Ikut Aktif Bekerja Sama dengan China Untuk Kejar Buronan dan Aset

Pada 21 Oktober, juru bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin mengadakan konferensi pers regular untuk menyampaikan penindakan kejahatan.

 NUSADAILY.COM- JAKARTA-Pada 21 Oktober, juru bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin mengadakan konferensi pers regular untuk menyampaikan penindakan kejahatan.

BACA JUGA: Melihat Agenda Kongres Partai Komunis China di Akhir Pekan...

Melansir new.qq.com, Wang Wenbin mengatakan bahwa menindak kejahatan dan melakukan pengejaran internasional terhadap buronan dan aset adalah alasan yang adil untuk menjaga dan mempromosikan supremasi hukum, yang telah diakui secara luas oleh masyarakat intrenasional. Lembaga penegak hukum Tiongkok melakukan kerja sama penegakan hukum asing sesuai dengan hukum internasional, sepenuhnya menghormati hukum asing dan kedaulatan peradilan, dan melindungi hak dan kepentingan sah tersangka kriminal sesuai dengan hukum. AS mengabaikan fakta-fakta dasar mengenai pengejaran buronan dan aset curian China.

Wang Wenbin mencontohkan bahwa Amerika Serikat merupakan negara dengan konsentrasi tertnggi tersangka korupsi dan kejahatan ekonomi dari China, tetapi dalam beberapa tahun terakhir Amerika Serikat telah memperlakukan secara negatif permintaan kerjasama China seperti mengejar buronan, yang melanggar Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa.

BACA JUGA: Eks Brimob Polres Tuban Tanam 1.000 Pohon Mangrove

Pihak kemenlu mendesak pihak AS untuk memperbaiki kesalahannya, secara aktif bekerja sama dengan pihak China dalam mengejar buronan dan aset, dengan sungguh-sungguh memenuhi kewajiban dan komitmen internasionalnya, dan tidak menjadi surga bagi para penjahat. (mdr2)