Kemenkes Inggris Periksa Seorang Pasien yang Diduga Terinfeksi Ebola Saat Kembali dari Afrika

Pejabat kesehatan Inggris sedang memeriksa seorang pasien yang diduga terinfeksi demam berdarah Ebola.

NUSADAILY.COM-JAKARTA- Pejabat kesehatan Inggris sedang memeriksa seorang pasien yang diduga terinfeksi demam berdarah Ebola.

Melansir chinanews.com, Pasien yang menunjukkan gejala infeksi virus Ebola saat ini dirawat di sebuah rumah sakit di Colchester, Essex, dan dalam pengawasan dokter.

BACA JUGA: Duh! Beijing Tambahkan 197 + 174 Kasus Lokal Mahkota Baru

Pasien kembali dari Afrika dan dikirim ke rumah sakit, yang saat ini ditutup sebagian untuk karantina, kata sumber tersebut.

Selain Ebola, pasien sedang diuji untuk beberapa demam berdarah lainnya: termasuk demam Lassa dan demam berdarah Krimea-Kongo. Hasil tes diharapkan akan tersedia dalam beberapa hari.

Dilaporkan bahwa pada awal Oktober, pemerintah Inggris meminta para dokter untuk menjaga tingkat kewaspadaan yang tinggi terhadap gejala-gejala potensial dan menimbun alat pelindung diri untuk mencegah masuknya virus Ebola ke Inggris.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa jika dikonfirmasi, ini akan menjadi kasus pertama infeksi virus Ebola yang ditemukan di Inggris sejak 2014.

BACA JUGA: Penyakit Menular Selain Covid-19 yang Masih Menyerang Indonesia

Sebelumnya, seorang perawat Skotlandia bernama Pauline Cafferkey terinfeksi saat melakukan pekerjaan sukarela di Sierra Leone pada 2014.

Pada bulan September tahun ini, wabah Ebola pecah di Uganda. Menurut data WHO terbaru, per 16 November Uganda telah mengonfirmasi 141 kasus Ebola, 22 kasus dugaan, dan 55 kematian.(mdr3)