Kemasan Rapat Klandestin Saat Membahas Rancangan APBD Jember 2023

Dua pintu ruang rapat Badan Anggaran DPRD Jember langsung dikunci pada Senin, 17 Oktober 2022, sekitar jam 13.31 WIB.

NUSADAILY.COM - JEMBER - Dua pintu ruang rapat Badan Anggaran DPRD Jember langsung dikunci pada Senin, 17 Oktober 2022, sekitar jam 13.31 WIB.

 

Hal itu dilakukan beberapa saat setelah belasan orang pejabat utusan Bupati Jember Hendy Siswanto yang tergabung dalam Tim Anggaran Pemkab duduk dalam ruangan bersama dengan Badan Anggaran DPRD.

 

"Apakah rapat dilaksanakan secara terbuka atau tertutup?," suara lantang Ketua DPRD Jember, Itqon Syauqi bertanya ke peserta rapat.

 

"Tertutup... Tertutup... Tertutup," seketika jawaban dari para politisi dan pejabat bersahut-sahutan.

 

Bentuk rapat klandestin menjadi pilihan mereka ketika hendak membicarakan soal anggaran daerah. Kemasan rapat tertutup sudah jadi kebiasaan tiap kali pembahasan Rancangan APBD.

 

Tiada alasan yang dijelaskan sebagai dalih rapat tentang uang rakyat diselenggarakan seperti gerakan bawah tanah.

 

Hanya, Itqon berkata, rapat mengagendakan Badan Anggaran mendengar paparan Rancangan APBD 2023 yang akan disampaikan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, Arif Tyahyono selaku Ketua Tim Anggaran.

 

"Seperti biasa Tim Anggaran memaparkan kepada Badan Anggaran," ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

 

Publik tidak dapat mengetahui secara detail isi pembicaraan dalam rapat anggaran yang melibatkan antara pejabat dengan politisi.

 

Badan Anggaran juga memberlakukan format rapat yang terbatas hanya diketahui oleh kalangan internal DPRD.

 

Itqon sementara ini hanya menyebut nominal akumulasi proyeksi Rancangan APBD 2023 yang sebesar Rp 3,9 triliun.

 

Gambaran keuangan tahun depan turun drastis, selisih ratusan miliar jika dibandingkan dengan APBD 2022 senilai Rp4,4 triliun.

 

"Turun memang, karena pendapatan transfer dari pusat lebih kecil," ungkapnya.

 

Pantauan di lokasi, rapat hari ini berlangsung selama dua sesi. Mereka sempat istirahat saat sholat Ashar, dan melanjutkan kembali rapatnya sekitar jam 15.42 WIB.

 

Sesi kedua rapat masih serupa kemasannya. Yakni digelar secara tertutup. (sut)