Kecelakaan Helikopter di Italia, 7 Penumpang Tewas

Puing-puing tergeletak di rerumputan panjang, asap putih masih membubung dari bangkai kapal. Helikopter dengan 7 penumpang jatuh di Italia selatan.

Kecelakaan Helikopter di Italia, 7 Penumpang Tewas
Tujuh orang tewas dalam kecelakaan helikopter di Italia selatan Foto: Carabinieri

NUSADAILY.COM – FOGGIA APULIAN - Puing-puing tergeletak di rerumputan panjang, asap putih masih membubung dari bangkai kapal. Helikopter dengan 7 penumpang jatuh di Italia selatan.

Melansir dari Bild.de, Helikopter milik perusahaan transportasi swasta Alidaunia Air dengan tujuh orang di dalamnya jatuh pada hari Sabtu. "Sayangnya, tidak ada yang selamat," kata Wakil Presiden Wilayah Puglia Raffaele Piemontese. Ada dua pilot di dalam mesin, seorang dokter Italia dan keluarga turis dari Slovenia.

Helikopter lepas landas dari Kepulauan Tremiti pada 09:02 dan menghilang dari radar tak lama kemudian. Kontak radio juga terputus. Petugas penyelamat, termasuk militer dan penyelamat gunung kemudian mulai mencari di daerah Apricena dekat kota Foggia Apulian.

Baca Juga : 24 dari 43 Penumpang Pesawat Komersial Precision Air yang...

Helikopter yang digunakan dalam penerbangan sipil dan militer. Itu milik maskapai penerbangan swasta yang mengoperasikan penerbangan reguler antara pulau-pulau dan daratan.

Seperti dilansir "Rai News", dokter darurat itu baru saja menyelesaikan shiftnya di nusantara. Alih-alih kembali dengan kapal, seperti biasa, Maurizio De Girolamo († 64) memilih helikopter karena kondisi laut yang ganas.

Wakil Presiden Puglia Raffaele Piemontese memberi penghormatan kepada pekerjaan dokter "Dia selalu melayani orang lain." Walikota Tremiti, Peppino Calabrese, mengatakan "Kami terkejut. Tidak ada hal seperti ini yang pernah terjadi dalam 30 tahun pelayanan saya.”

Baca Juga : Belasan Warga Jakarta Terjaring OTT Buang Sampah Sembarangan

Kondisi cuaca mungkin berperan dalam kecelakaan itu. Pada saat penerbangan, yang biasanya berlangsung 20 menit, kabut tebal. Para ahli dari kepolisian Italia kini sedang mencari penyebab kecelakaan tersebut. (jrm2/lna)