Katapel Era Lawas Senjata Baru Israel Bakar Hutan di Perbatasan Lebanon

Seorang juru bicara tentara Israel membenarkan penggunaan senjata tersebut. Namun dia mengatakan itu hanyalah "inisiatif lokal", dan bukan alat yang digunakan secara luas.

Jun 14, 2024 - 13:44
Katapel Era Lawas Senjata Baru Israel Bakar Hutan di Perbatasan Lebanon

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Militer Israel disebut menggunakan senjata dari abad pertengahan, untuk membakar area hutan di perbatasan Lebanon selatan untuk menekan milisi Hizbullah.

Dilansir New Arab, Israel dilaporkan menggunakan trebuchet, yakni sebuah ketapel dari era abad pertengahan, untuk meluncurkan alat pembakar ke kawasan hutan di sisi perbatasan Lebanon.

Tentara Israel membakar hutan di perbatasan untuk menekan Hizbullah, sebelum kelompok milisi itu melakukan operasi melawan Israel.

Seorang juru bicara tentara Israel membenarkan penggunaan senjata tersebut. Namun dia mengatakan itu hanyalah "inisiatif lokal", dan bukan alat yang digunakan secara luas.

Pada Rabu (12/6), Hizbullah meluncurkan sebanyak 215 roket dan beberapa rudal ke wilayah Israel utara. Serangan itu diklaim sebagai balasan atas tewasnya komandan senior Taleb Abdullah, akibat serangan udara Israel pada malam sebelumnya.

Serangan Hizbullah berturut-turut dimulai pada Rabu pagi dengan rentetan 90 roket yang ditembakkan ke beberapa daerah Israel utara, termasuk Tiberias.

Serangan itu juga menyasar wilayah Safed dan Rosh Pina, saat orang Yahudi Israel tengah merayakan hari raya Shavuot.

Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Force/IDF) mengatakan sebanyak 70 roket lainnya juga diluncurkan ke daerah Gunung Meron, yang menjadi lokasi pangkalan pengatur lalu lintas udara.

Hizbullah mengaku bertanggung jawab atas serangan roket dan rudal tersebut dan menyebut sengaja menargetkan beberapa situs militer Israel.

Hizbullah juga menegaskan serangan itu sebagai respons terhadap serangan Israel di Jouaiyya, Lebanon selatan, yang menewaskan Komandan Abdullah dan tiga anggota lainnya.

Komandan Taleb Abdullah merupakan komandan Hizbullah paling senior yang tewas di tengah pertempuran. Dia pernah memimpin unit Nasr Hizbullah, salah satu dari tiga divisi regional di Lebanon selatan.(han)