Kasus Positif Covid-19 Bertambah 3.141, Paling Banyak di DKI Jakarta

Kasus positif virus corona (Covid-19) bertambah 3.141 pada hari ini, Sabtu (29/10). Dengan demikian, total kasus positif Covid-19 sejak pertama kali diumumkan pada Maret 2020 kini sebanyak 6.487.905.

Kasus Positif Covid-19 Bertambah 3.141, Paling Banyak di DKI Jakarta
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mewanti-wanti lonjakan kasus positif Covid-19 pada Februari 2023 mendatang.

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Kasus positif virus corona (Covid-19) bertambah 3.141 pada hari ini, Sabtu (29/10). Dengan demikian, total kasus positif Covid-19 sejak pertama kali diumumkan pada Maret 2020 kini sebanyak 6.487.905.

Dari total kasus positif itu ada 6.305.586 yang telah pulih. Jumlah pasien yang sembuh dari infeksi virus corona bertambah 2.109 dari hari sebelumnya.

BACA JUGA : Duh! Kasus Positif dan Kematian Akibat Covid-19 Meningkat dalam Sepekan

Lalu dari total kasus positif, sebanyak 23.748 di antaranya meninggal dunia. Pasien yang wafat bertambah 27 dari hari kemarin.

Kasus positif paling banyak terjadi di DKI Jakarta dengan tambahan 1.041. Diikuti Jawa Barat 401, Jawa Timur 473, Jawa Tengah 246 dan Banten 234.

Di luar Jawa, kasus positif paling banyak di Kalimantan Timur dengan tambahan 118. Diikuti Sulawesi Selatan 100, Nusa Tenggara Timur 47 dan Sumatera Selatan 39 serta Sumatera Utara 33.

BACA JUGA : Pemprov DKI Terima 34 Ribu Vial Vaksin COVID-19 Jenis Pfizer

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mewanti-wanti lonjakan kasus positif Covid-19 pada Februari 2023 mendatang. Tak lepas dari varian Omicron XBB yang telah teridentifikasi di Indonesia.

Selain itu, dia juga berkaca pada kondisi di Singapura. Jumlah kasus positif dan angka kematian kembali meningkat usai XBB menyebar di negara tersebut.

"Risiko tetap ada di bulan Februari. Itu sebabnya kenapa boosternya (vaksin) kita mau kasih lagi di Desember sama Januari nanti," kata Budi di Ponpes Al-Wathoniyah Pusat Putri, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Rabu (26/10).(lal)