Kapasitas Regatifikasi Tak Cukup, Puluhan Kapal LNG Hanyut di Lepas Pantai Eropa

Negara-negara Eropa menghadapi kenyataan yang memalukan. Pasalnya puluhan kapal yang membawa Liquified Natural Gas (LNG) atau gas alam cair melayang di lepas pantai Eropa, kargo tidak dapat diturunkan tepat waktu.

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Negara-negara Eropa menghadapi kenyataan yang memalukan. Pasalnya puluhan kapal yang membawa Liquified Natural Gas (LNG) atau gas alam cair melayang di lepas pantai Eropa, kargo tidak dapat diturunkan tepat waktu.

Baca Juga: Petugas Pemadam Kebakaran Di Bremerhaven Jerman ini Berhasil...

Melansir new.qq.com, karena kurangnya terminal LNG dan jaringan pipa gas, tangki penyimpanan pabrik regasifikasi hampir penuh, dan gas alam tidak dapat diangkut ke negara-negara Eropa pada waktunya, yang memperlihatkan kekurangan serius kapasitas regatifikasi di Eropa.

Lebih dari 35 kapal LNG terpaut dari Spanyol dan Mediterania. Dengan setidaknya delapan dari e\mereka berlabuh di dekat Teluk Cadiz. Sedangkan Spanyol hanya memiliki enam temat berlabuh untuk kargo di terminal regasifikasinya minggu ini, kurang dari seperlima dari jumlah kapal LNG yang berbaris di pantainya.

Menurut Froley, analis LNG mengakatakn bahwa alasan lain dibalik kemacetan kargo ialah harga gas yang diperkirkan akan naik lagi saat musim dingin mendekat dan permintaan pemanasan meningkat. Sehingga beberapa kapal juga menunggu untuk menjual kargo mereka dengan harga lebih tinggi.

Baca Juga: Abaikan Peringatan Rusia, Sekjen NATO Bakal Adakan Latihan Pencegahan Nuklir Rutin Tahunan

Dapat dipahami bahwa sepertiga dari kapasitas regatifikasi di Eropa terletak di Spanyol, dan data dari Enagas menunjukkan bahwa rata-rata cadangan pabrik regatifikasi di Spanyol telah mencapai 80% yang mendekati batas teknis. Selain itu, minimnya infrastruktur perpipaan juga membuat gas ini tidak bisa diangkut ke negara-negara Eropa lainnya. (mdr2/lna)