Kalah dari Pemain Tuan Rumah, Gregoria Gagal ke Semifinal Thailand Open

May 18, 2024 - 09:03
Kalah dari Pemain Tuan Rumah, Gregoria Gagal ke Semifinal Thailand Open
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung gagal lolos ke babak semifinal Thailand Open 2024 . Foto : PBSI

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung gagal melaju ke babak semifinal Thailand Open 2024. Pada laga perempatfinal, Gregoria tunduk ditangan pemain tuan rumah Thailand.

 

Gregoria dikalahkan Supanida Kathetong dengan rubber set 21-14, 20-22, 20-22. Pertandingan berlangsung di Nimiburt Bangkok Thailand, Jumat (17/5/2024).

 

Bagi Gregoria kekalahan dari Supanida adalah untuk kelima kalinya, dan hanya satu kali menang dari sembilan kali bertemu dengan pemain asal Thailand tersebut

 

Jalannya pertandingan antar Gregoria dan Supanda di set pertama sangat ketat. Keduanya saling bergantian menyerang  hingga keduanya saling berbagi angka yang sama menjelang interval 10-10. Sayang, dimasa jeda Supanida berhasil memimpin angka 11-10. Usai interval Gregoria mencoba bangkit melalui serangan -serangan mematikan.

 

Hingga akhirnya dia berhasil meraih  5 angka beruntun dengan memimpin 17-12. Serangan Gregoria terus berlanjut sampai set pertama berakhir yang ditutupnya dengan kemenangan 21-14.

 

Di game kedua, Supanida tampil dengan menekan Gregoria, sehingga ia mampu memimpin diangka 6-3 . Merasa tertinggal pemain yang kerap disapa Jorji itu kembali bangkit dan berhasil membalikan keadaan dengan meraih angka 8-6.

 

Hingga masa interval Jorji berhasil memimpin dengan 11-8. Usai jeda pemain berusia 24 tahun itu kembali bermain menekan lawannya sampai mendapatkan angka 16-13.

 

Namun, kemenangan tersebut tidak mampu dipertahankan Jorji, banyak kesalahan yang dilakukannya sendiri. Sehingga Supanida mengambil kesempatan dengan terus mengais angka demi angka.

 

Maka terjadilah saljng berbagi angka, hingga terjadi jus 20-20. Sayang keberuntungan di gim kedua tidak berpihak kepada Jorji, ia akhirnya harus mengakui keunggulan Supanida 20-22.

 

Diset penentuan pertandingan kembali berjalan sengit, keduanya bermain tidak ingin kalah. Saling serang dan memekan diperagakan, hingga keduanya berbagi angka.

 

Diwaktu interval Jorji dan Supamida masih bermain imbang 11-11. Begitu pula usai jeda keduanya masih terus saling berbagi angka.

 

Jorji berhasil merebut dua angka setelah Supanida melakukan kesalahan dua kali. Sehingga Jorji memimpin diangka 17-15

 

Lagi-lagi kesalahan dilakukan Jorji, kesempatan itu tidak di sia-siakan Supanida. Dia terus menggempur pertahanan Jorji melalu permain net atau pun smash.

 

Namun demikian, Jorji tetap melakukan perlawanan hingg bisa mengejar ketertinggalannya dan berhasil menyamakan kedudukan 20-20. Sayang di dua angka terakhir Jorji membuat kesalahan sendiri maka akhirnya Supanida berhasil menurup. kemenangan 20-22. (sir/wan)