Wagub Emil, Orang Pertama yang Divaksin di Jawa Timur

  • Whatsapp
emil vaksin
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak dalam penyuntikan vaksin yang dilaksanakan Gugus Tugas Covid Provinsi Jawa Timur, di gedung negara Grahadi, Surabaya, Kamis (14/1/2021). (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menjadi orang pertama di Jawa Timur yang disuntik vaksin Covid-19. Selain Wagub Emil, dalam penyuntikan vaksin yang digelar di gedung negara Grahadi, Surabaya, Kamis (14/1/2021) ini, turut serta beberapa anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur.

Pantauan Nusadaily.com, Wagub Emil menjalani semua tahapan sesuai yang dilakukan dalam vaksinasi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1/2021) sebelumnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Jokowi Disuntik Vaksin COVID-19 Hari Ini Bareng Nakes

Mulai dari pendaftaran, screening, hingga mengisi form kesediaan menjalani vaksin.

Petugas vaksinator yang disiapkan yakni dr Senja Septia Darmiati dan dr Penty Judiastuti, A.Mdkeb.

Sebelum menyuntikkan vaksin, dokter ahli dari RSUD dr Soetomo Surabaya ini terlihat menunjukkan kepada Wagub kondisi sarung tangan, botol vaksin, serta jarum suntik yang masih bersegel.

Setelah disuntik vaksin, Wagub Emil turut mendapat buku kecil kontrol vaksin dan sertifikat vaksin.

Menyusul setelah Wagub Emil adalah Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Mohammad Dhofir Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim, Sekda Provinsi Heru Tjahjono, Ketua IDI dr Sutrisno, Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol Huda, Kepala BPOM Surabaya Ristiyawati.

Ada pula Ketua Gugus Tugas Provinsi, dr Joni Wahyuadi, Kepala BPJS Kesehatan Provinsi – I Made Puja Yasa , dr, Rizal Ali Wafa, tokoh Pemuda Jatim, Teguh Sumarno, Ketua PGRI, Dekan FKM Unair, Ketua DPW PPNI, Sekretaris Konfederasi SPSI Achmad Jazuli, Skak Corp, IBI, Pemuda Hindu, Pemuda Kristen, Ansor, dan Influencer-Bayu Eko Lukito.

BACA JUGA: Dokter Kepresidenan Suntik Vaksin Covid-19 pada Presiden Jokowi

Beberapa nama yang menurut rencana akan disuntik vaksin namun tidak hadir adalah, Kapolda Jatim (karena sedang berada di Jakarta), Ketua PKK Arumi Bachsin, dan Gubernur Jatim Khofifah (tidak masuk kategori divaksin usai positif Covid masih isolasi mandiri).

Sebelumnya, secara virtual, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, mengatakan pelaksanaan vaksin untuk para pejabat ini adalah wujud komitmen yang luar biasa. Agar masyarakat yakin keberadaan vaksin aman, dan semuanya kompak menyukseskan vaksinasi untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Ini adalah komitmen kita untuk masyarakat Jatim. Sekaligus menegaskan bahwa vaksin ini aman. Mari kita sukseskan program ini,” ujar Khofifah secara virtual.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini juga menambahkan vaksinasi adalah bentuk ikhtiar, agar penanganan pandemi lebih maksimal.

“Ini adalah ikhtiar kita untuk mengendalikan Covid. Kita tahu bahwa jumlah kasus terus meningkat. Angka kematian kita juga tertinggi di Jawa. Karenanya kita butuh vaksin ini untuk mengendalikannya,” lanjut Khofifah.

BACA JUGA: Bangun Kepercayaan Masyarakat Presiden Disuntik Vaksin

Rencananya setelah tingkat Jawa Timur, pencanangan gerakan vaksin Covid akan dilaksanakan di kabupaten dan kota, kemudian merata ke semua lapisan masyarakat.

“Besok akan kita gelar juga di Kabupaten dan Kota, diawali di Surabay, Gresik dan Sidoarjo. Selanjutnya akan merata ke semua masyarakat,” pungkas Khofifah.(ima/lna)