Wagub Emil Ajak Masyarakat Donor Plasma Konvalesen

  • Whatsapp
Wagub Emil Dardak saat meninjau proses donor.
banner 468x60

NUSADAILY.COM- SIDOARJO – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengajak minat masyarakat untuk mendonorkan plasma konvalesen, mengingat kebutuhan plasma konvalesen di berbagai daerah di Jatim tinggi.

Baca Juga

Kata Emil, plasma tersebut sangat bermanfaat untuk menyelamatkan nyawa pasien yang berjuang melawan Covid-19.

“Kami mendengar kebutuhan mendesak plasma konvalesen. Sudah menjadi atensi publik terdapat antrian yang cukup panjang terhadap plasma konvalesen. Karenanya, kami mendorong, menggalakkan minat dari warga Jawa Timur yang telah berhasil sebagai penyintas Covid-19 untuk beramai-ramai donor plasma konvalesen. untuk mendonor plasma konvalesen,” kata Emil Dardak yang juga selaku Dewan Kehormatan PMI Jatim saat meninjau Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sidoarjo, Minggu (4/7).

Emil mengatakan, salah satu tempat yang bisa menjadi tempat donor plasma konvalesen yaitu di UTD PMI Kabupaten Sidoarjo.

Berdasarkan data yang ada, jumlah antrian kebutuhan plasma konvalesen per Minggu (4/7/2021) mencapai 251 dari semua golongan darah.

Saat ini, UTD PMI Sidoarjo sendiri memiliki 3 alat donor apheresis yang bisa menampung 20-30 pendonor perharinya.

Sidoarjo Akan Menambah Satu Unit Alat Donor Apheresis Lagi

Rencananya, 12 Juli 2021, UTD PMI Kab. Sidoarjo akan menambah satu unit alat donor apheresis lagi.

Meski memiliki 3 alat donor apheresis plasma konvelesen, UTD PMI Kab. Sidoarjo juga akan membantu pasien-pasien dari luar Sidoarjo. Sehingga pendonornya harus terus didorong dan dicari.

Dia pun sangat terkesan dengan profesionalisme PMI dan UTD PMI Kabupaten Sidoarjo.

“Mari kita donor dan menyukseskan PPKM Darurat. Pendonor tidak hanya dari daerah ini saja, tetapi daerah lain juga sangat dibutuhkan partisipasinya untuk mendonor,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengatakan, UTD PMI Kabupaten Sidoarjo memenuhi lebih banyak kebutuhan donor plasma di kabupaten lain.

Untuk Sidoarjo sendiri hanya 33 %. Untuk memenuhi kebutuhan plasma konvalesen, Ahmad Muhdlor Ali pun aktif mengajak ASN di lingkungan Pemkab Sidoarjo untuk ikut menjadi pendonor.

Selebihnya untuk mengcover jaringan PMI di daerah-daerah yang lain. Itu sudah bagus.

“Kita pastikan pendonornya juga mencukupi. Termasuk kemarin sudah melakukan MoU dengan pabrik, ormas untuk membantu masalah pendonor,” ujar Ahmad Muhdlor Ali.(ima/aka)