Viral Pria Bergamis Adu Fisik dengan Petugas Check Point

  • Whatsapp
Tangkapan layar video seorang pria terlibat adu fisik dengan petugas Check point Surabaya, Kamis, 21 Mei 2020.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Sebuah video seorang pria bergamis putih tengah adu mulut dan fisik dengan polisi dan petugas check point, viral di media sosial warga Surabaya, Kamis, 21 Mei 2020.

Video singkat tersebut memperlihatkan sang pria bergamis berteriak tidak terima saat beberapa petugas mengingatkan soal pelanggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Baca Juga

Lokasi kejadian berada di jalur putar balik exit tol Satelit Surabaya, Jawa Timur. Pria di video itu marah karena dianggap melanggar dan diminta putar balik. Karena plat mobil yang dinaikinya bernomor luar Surabaya Raya.

“Mundur…mundur,” ujar pria tersebut sambil menghalau petugas mendekati mobilnya.

Dari video tersebut, terdengar polisi beberapa kali menanyakan soal sopir mobil yang tidak memakai masker.

“Loh Pak, ini tidak memakai masker,” ujar Polisi.

Pria bergamis malah melarang polisi mendekat, sambil mengatakan bahwa virus corona bakal menyerang seseorang yang tidak menjalankan ibadah.

“Penyakit itu hanya bagi mereka yang tidak sembahyang,” ujarnya.

Informasi yang diperoleh Nusadaily.com, petugas di lokasi memberhentikan mobil pria tersebut karena didapati membawa penumpang melebihi batas aturan PSBB. Sang sopir pun tak memakai masker.

Sempat terjadi aksi saling dorong antara sang pria bergamis dengan petugas Satpol PP. Polisi berusaha menenangkan, dan melerai. Namun malah dibentak. “Diam kamu. Diam….diam,” ujar pria tersebut.

Informasi yang beredar, plat nomor mobil N1B tersebut menunjukkan identitas Umar Abdullah Assegaf dari Bangil Pasuruan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko, belum membenarkan informasi soal identitas pria tersebut.

“Kalau yang informasi dari orang lain soal info info kendaraan dan nama si pria di video jangan dibenturkan ke kita ya, silakan dikroscek sendiri,” ujar Kombes Trunoyudo, Kamis 21 Mei 2020.

Saat ditunjukkan informasi pelacakan nomor polisi dan identitas, Kombes Trunoyudo langsung menyatakan bahwa info tersebut tidak benar adanya.

“Ini Hoax,” tulisnya via WhatsApp.

Kombes Trunoyudo juga tak menjawab jenis pelanggaran pria tersebut. Namun, dari percakapan dalam video, pelanggaran yang dimaksud dimungkinkan adalah plat mobil N (Pasuruan) yang harus putar balik karena masuk wilayah Surabaya. Kedua, sopir saat diperiksa tidak memakai masker. Ketiga, kapasitas (jumlah penumpang) melebihi empat orang.(ima/lna)