Usai Diperiksa KPK, Bupati dan Dua Pejabat Tulungagung Kembali Bekerja

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung, Maryoto Bhirowo hadir dalam tasyakuran perayaan Hari Pers Nasional (HPN) yang digelar PWI Tulungagung, pada Jumat 14 Februari 2020 di Kantor PWI Tulungagung.

Maryoto nampak sudah mulai beraktifitas seperti biasa setelah sehari sebelumnya memenuhi panggilan KPK sebagai saksi atas dugaan kasus korupsi yang menyeret nama ketua DPRD Tulungagung periode 2014-2019, Supriyono.

Baca Juga

Supriyono sendiri sudah ditahan oleh KPK sejak awal November 2019 kemarin, dalam dugaan kasus  suap pengadaan barang dan jasa di Pemkab Tulunggagung tahun anggaran 2018.

Ditemui awak media di kantor PWI Tulungagung, Maryoto Bhirowo mengakui dipanggil KPK sebagai saksi untuk tersangka Suptiyono. Selama diperiksa oleh penyidik KPK, dirinya diminta untuk menjelaskan teknis sistem penyusunan anggaran.

“Ya ya memang dipanggil kesana, untuk jadi saksi,” ujarnya.

Pihaknya mengaku telah menyampaikan semuanya kepada penyidik KPK, dan Maryoto menegaskan semua sudah disampaikan sesuai dengan ketentuan yang ada.

“Itu sudah disampaikan sesuai ketentuan dan kami dari pemerintah wajib menjelaskan mengenai prosedur sistematis penyusunan anggaran,” terangnya.

Selain dirinya, masih ada 2 pejabat lainnya yang juga dipanggil sebagai saksi, yakni Kepala Bappeda Tulungagung, Suharto dan Sekertaris Dewan, Budi Fatahillah.

Pihaknya menjelaskan, usai dipanggil kemarin, saat ini Kepala Bappeda sudah kembali ke Tulunggaung dan bekerja seperti biasa.

“Bupati, Sekwan sama Bappeda, sudah itu ya,” pungkasnya.

Sementara itu saat dihubungi melalui telepon, Kepala Bappeda, Suharto tidak menjawab dan melalui pesan singkatnya menjawab.(fim)

Post Terkait

banner 468x60