Usai Dilantik, Ipuk – Sugirah Bakal Sering Ngantor di Desa

  • Whatsapp
ipuk banyuwangi
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Wakil Bupati H Sugirah, terlihat sumringah usai seluruh rangkaian prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah dijalani, di Grahadi, Surabaya, Jumat (26/2/2021).

Ditemani suaminya, mantan Bupati Abdullah Azwar Anas, Ipuk sapaan akrabnya, mengaku akan langsung bekerja membangkitkan ekonomi rakyat akibat pandemi.

Baca Juga

Di tengah suasana keprihatinan pandemi Covid-19, Ipuk dan Sugirah, akan mengusung program peningkatan ekonomi melalui sektor pariwisata, ekonomi kerakyatan dan mendorong kualitas pendidikan dengan konsep 30 persen di kantor, dan 70 persen di Desa.

BACA JUGA: Jelang Pelantikan, Ipuk Fiestiandani Ziarah Syaichona Cholil dan Sungkem Orangtua

“Yaa Alhamdulillah, kita seusai ini akan langsung bekerja. Kita akan galang dan gerakkan seluruh masyarakat, elemen, stakeholder dan relawan untuk bersatu membangun Banyuwangi dan meningkatkan ekonomi akibat pandemi dengan ngantor di desa,” tukasnya.

Didampingi H Sugirah, Ipuk, mengatakan pihaknya akan segera menguatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sinergi dengan relawan dan masyarakat agar ekonomi bangkit lagi.

“100 hari ke depan kita akan fokus dimana kami akan ngantor di Desa. Mengurangi kerja di kantor 30 persen, 70 persen di lapangan. Mengawal ekonomi pendidikan di masa pandemi,” tukasnya lagi menegaskan.

Soal perkembangan investasi, di Banyuwangi diakui di masa pandemi semua ada penurunan. Namun baru saja dilakukan launching konsep Pariwisata kreatif di masa pandemi yakni melaunching hybrid concept dengan protokol kesehatan.

“Investasi karena sekarang pandemi ada penurunan investor namun ke depan ekonomi harus bangkit,” jelasnya.

BACA JUGA: Tanpa Dihadiri Sang Rival, Ipuk – Sugirah Ditetapkan Jadi Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi Terpilih

Konsep selain “Ngantor di Desa” maka pihaknya juga akan mendorong kegiatan ekonomi kecil dan menengah terutama usaha rakyat, usaha arus bawah.

“Dengan usaha rakyat bawah diperkuat maka sesuai dengan program pusat dalam rangka membangkitkan ekonomi penunjang PDRB terbesar di Jatim, yakni UMKM,” pungkasnya.

Seusai sesi foto bersama, dan wawancara door stop dengan wartawan Ipuk, meninggalkan Grahadi, ditemani suaminya, Abdullah Azwar Anas H Sugirah bersama istri menuju kendaraan jemputan menuju hotel transit yang disiapkan Pemprov Jatim.(ima/lna)