Update Covid Jatim: Sembuh Tambah 154 Didominasi Surabaya, Positif Tambah 134, Total 5.547

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Menggembirakan. Empat hari terakhir, jumlah kesembuhan total di Jawa Timur naik. Kali ini tambah sembuh baru 154 orang.

Angka kesembuhan tinggi didominasi Kota Surabaya. Sehingga total angka kesembuhan di Jatim, per hari ini Jumat 5 Juni 2020 menjadi 1.361 orang. Yang masih dirawat ada 3.689, terdiri dari dirawat di rumah ada 1.626 di gedung ada 343 di RS ada 1.720.

Baca Juga

Dari tambahan 154 pasien sembuh, Kota Surabaya saja bertambah 132 pasien, diikuti Ponorogo 5 orang , Kota Probolinggo 3, Nganjuk 3, tiap daerah 2 yaitu Gresik, Kabupaten Kediri, Lamongan, dan Kota Malang. Terakhir 1 pasien sembuh di Kabupaten Madiun.

“Alhamdulillah, hari ini pasien sembuh tambah signifikan. Empat hari terakhir yang sembuh sudah di atas 100 orang. Pertama 100, 292, 116, dan 154. Pasien sembuh ini sudah melalui PCR tes negatif 2 kali,,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di gedung Grahadi. Jumat (5/6/2020) malam.

Seiring itu pasien positif Covid-19 ada tambahan 134 kasus baru dengan rincian Surabaya 52 kasus, Jombang 16, Pasuruan 13 , Sidoarjo 9, Jember 7, Lamongan 7, Kota Malang 6, Bangkalan 4, Gresik 4, Situbondo 3, Malang 2, Mojokerto 2, dan tiap daerah 1 kasus di Banyuwangi, Bojonegoro, Kediri, Pamekasan, Trenggalek, Kota Kediri, dan Kota Mojokerto.

“Total kasus baru 134 positif, sehingga total 5.547 yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan 1.361 yang sudah dinyatakan sembuh,” tambah Khofifah.

Sementara itu, pasien yang meninggal akibat terjangkit Covid-19 ada tambahan 16 orang. Yakni 8 di Kota Surabaya, 2 di Malang, 2 di Pasuruan, 1 di Bojonegoro, 1 di Kediri, 1 di Lamongan, dan 1 di Pamekasan.

Khofifah juga menegaskan kembali, kewaspadaaan harus lebih ditingkatkan terkait peningkatan Orang Tanpa Gejala (OTG), yang meningkat drastis.

“Saya ingin menekankan terkait OTG. Pentingnya kewaspadaan berlipat, berganda, dan terus-menerus,” ujarnya.

Saat ini tercatat 19.857, OTG. Bisa dibayangkan jika tidak melakukan penyisiran secara signifikan, ini 35 persen berpotensi positif.

Bulan kemarin PDP dan ODP, namun hari ini harus waspada betul terhadap angka OTG yang makin meningkat. Ini tanpa gejala tapi berpotensi menularkan.

Untuk yang berstatus PDP dari angka 6.876 kini naik menjadi 7.111 orang, sedangkan yang berstatus ODP dari angka 25.018 kini menjadi 25.294 orang.(ima)