Trauma Healing Anak Korban Gempa Malang Andalkan Relawan, Dindik Belum Kirim Tenaga Khusus

  • Whatsapp
Trauma healing anak korban gempa
Trauma healing anak-anak korban gempa di Desa Pamotan Kecamatan Dampit Kabupaten Malang.Foto: Ajeng Jasita Ingtyas/nusadaily.com
banner 468x60

NUSADAILY.COM-MALANG- Trauma healing anak korban gempa Malang andalkan relawan. Untuk mengobati trauma (trauma healing) pada anak, sebagai pihak yang berkompeten. Yakni Dinas Pendidikan Kabupaten Malang belum mengirimkan tenaga ahlinya ke lokasi gempa.

BACA JUGA: Uji Coba KBM Tatap Muka Tetap Digelar, Sembari Pulihkan Dampak Gempa Bumi – Nusadaily.com

Baca Juga

BACA JUGA: Bupati Malang Instruksikan Rumah Sementara Korban Gempa Diperluas – Imperiumdaily.com

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, gempa terparah menimpa Kecamatan Tirtoyudo, Ampelgading dan Dampit. Di lokasi, trauma healing masih andalkan tenaga relawan.

“Dindik memang belum mengirimkan tenaga pengajar ke lokasi gempa terkait untuk penanganan trauma healing pada anak usia sekolah. Sebab masih difokuskan pada agenda sebelumnya yakni KBM tatap muka,” tegas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Rachmat Hardijono, Jumat (16/4/2021) hari ini.

Trauma healing anak korban gempa

Ditambahkan Rachmat, nanti setelah tatap muka dilangsungkan. Pihaknya akan segera menginstruksikan untuk mengirim tenaga pengajar ke sana (lokasi gempa). Ini guna membantu proses trauma healing.

Sejauh ini, pihak Dinas Pendidikan masih fokus pada keberlangsungan KBM tatap muka, di luar trauma healing. Ditambah dengan pembangunan tenda sebagai tempat pembelajaran darurat untuk daerah terdampak.

“Kami sudah terima lima tenda darurat yang peruntukannya untuk kegiatan belajar sementara. Untuk sasaran penyalurannya BPBD yang mengatur, yakni daerah berdasarkan tingkat urgensinya,” tukas Rachmat soal trauma healing anak korban gempa.(aje/cak)