TPA Jabon Mulai Operasi Juni, Mampu Olah Sampah 15 Ton Per Hari

  • Whatsapp
TPA Jabon
Petugas diajari cara mengoperasikan mesin pencacah sampah di TPA Jabon.
banner 468x60

NUSADAILY.COM-SIDOARJO- TPA Jabon mulai operasi Juni. Revitalisasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Jabon, Sidoarjo sudah selesai. Tinggal menunggu peresmian untuk dioperasionalkan.

BACA JUGA: Bupati Sidoarjo Pastikan Stok Beras di Sidoarjo Aman untuk Ramadhan – Nusadaily.com

Baca Juga

BACA JUGA: RSUD Sidoarjo Kirim Tim Medis Bantu Masyarakat Terdampak Bencana di NTT – Imperiumdaily.com

TPA Jabon dengan sistem Sanitary Landfild ini akan diresmikan dan dioperasikan pada bulan Juni mendatang. Karena masih ada sebagian alat dan mesin yang masih dalam proses.

Hari ini, Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur sudah melakukan penyerahan pengelolaan kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo sudah dilakukan serah terima

“Hari ini semacam serah terima operasional, tapi sifatnya pinjam pakai. Dan penyerahan secara resmi dan mulai di operasikan pada bulan Juni nanti,” kata Sigit Setyawan Kepala DLHK Sidoarjo saat ditemui di Lokasi TPA Jabon Sidoarjo, Rabu (7/4/2021).

Sekarang, pekerja yang akan mengoperasikan TPA tersebut sudah dalam pelatihan. Meski sudah ada TPA Jabon dengan Sanitary Landfild, Sigit Tetap berupaya untuk melakukan pengurangan sampah mulai ditingkat Desa atau Kecamatan.

Maksimalkan Pengelolaan Sampah Kecamatan di Sidoarjo

“Nanti kita maksimalkan untuk pengolahan sampah di setiap kecamatan, sekarang perda persampahan sedang dalam pembahasan,” ungkapnya.

Untuk Revitalisasi TPA Jabon itu, Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur memberikan dukungan pembangunan akses masuk dan pekerjaan tambahan.

Selain itu, fasilitas pemilah berkapasitas 15 ton per hari, area pengolahan kompos berkapasitas 35 ton per hari, pengolahan air lindi berkapasitas 300 m3 per hari, dan pembangunan landfill baru seluas 5,89 hektar dengan kapasitas 1.650.000 m3.

Pengembangan sistem sanitary landfill TPA Jabon dikerjakan sejak Juli 2018 dan telah selesai fisik 100 persen pada November 2020 dengan biaya sebesar Rp 399 miliar.

Revitalisasi TPA Jabon merupakan kerja sama antara Pemerintah Indonesia melalui Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR dengan Pemerintah Jerman dalam Program Emission Reduction in Cities–Solid Waste Management (ERIC-SWM).

Selain Kabupaten Sidoarjo, beberapa kota atau Kabupaten juga menjadi pilot dalam program tersebut seperti Kota Jambi, Kota Malang, dan Kabupaten Jombang.(ful/cak)