Tokoh Agama di Malang Wafat Ketika Imami Salat Magrib

  • Whatsapp
tokoh agama di Malang wafat
Suasana haru saat jenazah dievakuasi, ia wafat mengimami Salat Magrib.
banner 468x60

NUSADAILY.COM-MALANG- Tokoh agama di Malang wafat ketika imami salat Magrib. Tokoh itu dari Desa Wonokerto Kecamatan Bantur Kabupaten Malang. Ia menghembuskan nafas terakhirnya dengan cara yang mulia. Namanya Sofyan (58th) ,meninggal tepat saat sedang sujud dalam rakaat pertama Salat Magrib, Senin (12/4/2021).

BACA JUGA: Gercep Tangani Korban Gempa, Dinsos Kabupaten Malang Dirikan 6 Dapur Umum – Nusadaily.com

Baca Juga

BACA JUGA: Data Terbaru BPBD Kabupaten Malang: 782 Warga Mengungsi, 2.364 Rumah Rusak Akibat Gempa – Imperiumdaily.com

Kapolsek Bantur, AKP Slamet Subagyo membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya korban meninggal saat mengimami Salat Magrib di musala At Taqwa, tidak jauh dari kediamannya.

“Meninggalnya tepat ketika korban sedang bersujud rakaat pertama salat Magrib,” ungkap Subagyo, Rabu (14/4/2021).

Lebih lanjut, Subagyo menuturkan bahwa korban saat itu menjadi imam Salat Magrib dari sekitar 10 orang makmumnya. Kemudian pada saat sujud rakaat pertama, korban tidak berdiri kembali. Sedangkan makmum tentu saja menunggu hingga cukup lama.

“Lantas, salah satu makmum membatalkan salat dan mengecek korban. Dan benar, korban sudah tidak bernafas dalam posisi masih bersujud,” jelas Mantan Kapolsek Pakis itu.

Subagyo menegaskan, bahwa korban sebelumnya juga tidak memiliki keluhan penyakit apapun. Bahkan, sebelum menjadi imam salat tersebut, korban juga adzan dan melantunkan puji-pujian.

Tokoh Agama Wafat ketika Salat, Keluarga Bangga

“Jadi belum bisa kami pastikan apa penyebab kematiannya. Begitupun dugaan pembunuhan juga tidak ada pada tubuh korban,” katanya soal warga yang meninggal ketika salat.

Sementara itu, Kepala Desa Wonokerto, Tirmidi Purwanto juga membenarkan meninggalnya Sofyan ketika menjadi imam Salat Maghrib itu.

“Ia benar, beliau meninggal dalam keadaan Salat Magrib,” bebernya.

Ditanya tentang perilaku keseharian korban, Tirmidi mengatakan Sofyan adalah sosok yang rendah hati dan periang.

“Keluarganya mayoritas bangga dengan kondisi meninggalnya korban yang saat bersujud itu,” pungkasnya soal tokoh agama di Malang wafat ketika salat.

Pasca korban wafat ketika salat, jenazah langsung diantarkan ke rumah duka. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi. Sebab mereka sudah menerima peristiwa tersebut dengan ikhlas dan ini wajar.(aje/cak)