TNI dan Pendamping RSLKI Kerahkan Penyintas Pasok Plasma Konvalesen

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Rumah Sakit KOGABWILHAN II Indrapura (RSLKI) Surabaya, menggelar skrining donor plasma konvalesen pada Kamis, 22 Juli 2021 untuk merespon tingginya kebutuhan Plasma Konvalesen di Jawa Timur.

Kolaborasi antara Relawan Pendamping PPKPC-RSLI dengan Kodam V Brawijaya ini juga mengerahkan penyintas dari unsur TNI sebanyak 104 prajurit.

Sesuai surat perintah, 104 prajurit tersebut dikerahkan ke tiga tempat skrining yaitu : Wilayah Surabaya (Rumkitlap Kogapwilhan) Jl. Indrapura No. 17 Kecamatan Krembangan Surabaya, sejumlah 75 prajurit di bawah koordinasi Mayor Ckm Sukemi, Wilayah Malang (Rumkit Tk. II dr. Soepraoen) Jl. Soedanco Supriadi No. 22 Malang, sejumlah 18 prajurit dikoordinir Mayor Ckm David Saiful Anwar dan Wilayah Jember Rumkit TK. III Baladika Husada Jl Besar Sudirman No.45, Kecamatan. Patrang, Kabupaten Jember,sejumlah 21 prajurit dikoordinir Letkol Ckm dr. Mahyudi.

Di Surabaya menggandeng PMI UTD Kota Surabaya, dalam Skrining Donor Plasma Konvalesen di RSLI sejak pukul 07.30 WIB di Gedung Utama RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Lantai 1.

Selain penyintas juga dihadiri oleh Kolonel Ckm dr. Krisna Murti, Sp.BS, mewakili Karumkit RSLK II, merasa syukur dan bangga, karena prajurit TNI tanggap dan komit membantu mengatasi pandemi Covid-19,dengan menjalani skrining donor plasma konvalesen.

“Acara ini atas perintah Pangdam untuk mengatasi situasi ini, jumlah pasien kritis meningkat, sehingga angka mortalitas tinggi. TNI sebagai kekuatan bangsa ikut berpartisipasi aktif menyumbangkan plasma konvalesen wujud pengabdian prajurit terhadap bangsa,” papar dr Krisna.

BACA JUGA: Kejari Sumenep Terus Kembangkan Kasus Penggelapan Uang Nasabah Bank BUMN di Sumenep

Dr Fauqa Arinil Aulia, Sp.PK. Dokter Penanggungjawab Pasien (DPJP) RSLI berpesan agar penyintas tidak khawatir menjalani proses donor plasma konvalesen ini.

Semua sudah diukur dan dianalisa secara medis sehingga pengambilan plasma tidak akan membahayakan tubuh pendonor, dan saat ditranfusikan juga tidak akan membahayakan penerimanya.

Sementara itu, Mayor Ckm Sukemi, PJ TNI, menegaskan kegiatan ini sebagai hukti dan kontribusi nyata TNI dalam membantu kesembuhan penderita Covid-19

“Semoga proses donor plasma konvalesen ini dapat bermanfaat bagi sesama,” papar Sukemi.

Sita Pramesthi, Koordinator Program Skrining Donor Plasma Konvalesen PPKPC-RSLI menyatakan rasa syukurnya atas berlangsungnya acara tersebut dengan baik dan lancar.

Acara kali ini berhasil meloloskan 28 orang penyintas dari TNI dan Alumni RSLI melanjutkan proses skrining donor plasma konvalesen.

“Alhamdulillah acara ini berjalan lancar dibantu relawan Pendamping Keluarga Pasien Covid-19 dan PMI Surabaya. Semoga yang lanjut skrining bisa lolos sebagai donor plasma konvalesen, sehingga dapat membantu proses penyembuhan penderita Covid-19 stadium sedang dan berat,” tutur Sita.

Di tempat yang sama, Radian Jadid Ketua Pelasana Program Pendampingan Keluarga Covid-19 RSLI menyatakan kegiatan skrining donor plasma konvalesen akan terus dilaksanakan oleh relawan pendamping bekerjasama dengan PMI, TNI, dan pihak pendukung lainnya untuk bisa memperbanyak pasokan pendonor ke PMI.

Informasi terkini, di PMI masih ada sekitar 400an pengantre yang membutuhkan plasma konvalesen di Surabaya saja.

Dengan demikian keberadaan penyintas untuk mau menyumbangkan plasmanya patut diapresiasi.

“Kami salut dan bangga atas wujud nyata para penyintas berbagi untuk kesembuhan penderita covid-19 melalui transfusi plasma konvalesen,” ujar Jadid.

Jadid juga menjelaskan bahwa hingga saat ini sudah ada 8520 penyintas alumni RSLI dari 9264 total pasien yang masuk.

Per hari ini yang diwisuda 54 penyintas, yang masih dirawat 253 orang, inden 13 orang dan sementara kapasitas masih tetap 410 bed.(ima/kal)