Tim Tracing Provinsi Temukan Satu Petugas Medis Bondowoso Positif Terpapar Corona

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA- Tracing atau pelacakan penyebaran (spreading) virus Corona di Jatim oleh Tim Tracing Provinsi yang diketuai dr Kohar Hari Santoso, berhasil mendeteksi kasus positif baru menimpa seorang petugas kesehatan di Kabupaten Bondowoso.

Dokter Kohar tidak merinci kluster mana, tetapi perbandingannya kecil dibanding total terlacak yang dinyatakan reaktif atau positif terpapar sebanyak 24 orang. Yakni hanya satu orang atau 4 persennya saja.

Baca Juga

Dari hasil swab positif 24 orang itu lantas dikelompokkan pertama dari kelompok orang dalam pemantauan (ODP), yang positif swab atau PCR test (Polymerase Chain Reaction) ada 3 orang atau 12 persen berasal dari Bondowoso dan Bangkalan.

Dari kelompok pasien dalam pengawasan (PDP) terdata 16 orang atau 64 persen berasal dari Bangkalan, Jember, Jombang, Ponorogo, Sidoarjo Situbondo.

Kategori kelompok positif swab dari orang tanpa gejala (OTG) berjumlah 5 orang atau 20 persen, berasa dari Surabaya dan Tulungagung.

Rapid Diagnostic Test

Data ini diolah dari pelaksanaan Rapid Diagnostic Test (RDT), sebanyak 10.886 unit. Jumlah ini terdiri dari kelompok petugas disasar sebanyak 7.147 orang, OTG 1.213 orang, ODP 1.523 orang dan PDP 923 orang.

Dari 10.886 RDT itu yang positif terlacak 264. Nah dari data 264 ini, persentase positif sangat kecil saat dilakukan test PCR. Hasil test PCR yang positif hanya 24 orang.

“Jadi yang positif itu 2 persen saja, berjumlah 264. Jadi yang positif itu 2 persen saja, berjumlah 264. Sisanya non reaktif atau negatif RDT 10.558 orang atau 98 persen,” ujar Dokter Kohar yang juga Direktur RSUD dr Syaiful Anwar Malang ini.

Dengan terlacaknya ini, maka peta skema langkah kuratif dan tracing selanjutnya akan lebih terarah dan terpantau.

RDT atau rapid test memberi arah dan langkah apa yang harus dilakukan oleh Gugus Tugas COVID-19 Provinsi dan Kabupaten/Kota selanjutnya.

Dari 16.600 rapid test unit yang didistribusikan ke Kabupaten/Kota berbasis Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit, sudah mendekati 100 persen. Realisasi baru 10.886 unit. Hari ini, Sabtu, 11 April 2020 akan dibagikan lagi sebanyak 18.800 unit rapid test baru dari Kemenkes RI. (ima)