Tangani Covid-19, Kapolda: Soliditas TNI Polri dan Pemda Sumbang 75 Persen Pecahkan Masalah

  • Whatsapp
Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran, Pangdam V Brawijaya disambut Kapolres dan Bupati Magetan, Suprawoto.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Untuk memecahkan masalah sosial tidak bisa satu lembaga saja, apalagi persoalan pandemi Covid-19 saat ini. Persoalan wabah adalah persoalan bangsa. Problem besar menyertai pandemi termasuk efek atau imbasnya.

Ada efek bersifat sosial dan ekonomi. Akibat pembatasan sosial maka ekonomi stagnan. Ada upaya pemutusan mata rantai Covid terkait phsyical distancing dan kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga

Melihat fakta di atas Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Dr M Fadil Imran, yang juga dikenal ahli ilmu sosial ini, menegaskan bahwa berbagai masalah di atas bisa diselesaikan dengan kekompakan. Dibutuhkan kegotong royongan, dan kesatuan gerak, visi dan langkah.

“Bahkan kesoliditas-an antara Polri dan TNI saja di satu pihak akan menyumbangkan 50 persen penyelesaian masalah,” ujar Kapolda Fadil Imran, di Mapolres Magetan, saat sidak.

Ditemani sejumlah pejabat tinggi Polda Jatim, Irjen M Fadil Imran, sebelumnya memantau kedisiplinan petugas di Pos Penyekatan Ngawi.

Hadir pula Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Widodo Iryansyah, Wakapolda Jatim, Irwasda Polda Jatim, Sekda Propinsi Jatim Dr. Ir. Heru Tjahjono, serta beberapa pejabat utama Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya, mengiringi.

Di Magetan, Kapolda Jatim disambut Bupati Magetan Drs. Suprawoto dan Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana dan unsur Forkopimda Kabupaten Magetan lainnya.

Di kota yang turut menjadi klaster paling terkenal di Nasional ini, Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. M.Fadil Imran, M.Si menegaskan kembali soliditas aparat TNI dan Polri, karena soliditas itu mampu menyumbang 50 persen penyelesian masalah.

“Apabila soliditas TNI Polri terjalin dengan baik maka 50 % permasalahan sudah terselesaikan, apabila hubungan TNI Polri dengan Pemda terjalin dengan baik maka 75 % permasalahan sudah terselesaikan. Dengan prinsip masalah yang besar dikecilkan dan masalah kecil dihilangkan,” jelas Kapolda Jatim, yang baru menjabat sepekan ini.

Kapolda Jatim Irjen Fadil Imran, sebelumnya bersama rombongan juga melaksanakan peninjauan di pos terpadu penanganan Covid-19 di klaster Temboro.

Di klaster ini terutama di Pondok Pesantren Al Falah, Temboro ini menghebohkan nasional karena santri yang pulang dari Temboro ke Malaysia dinyatakan positif Covid-19.

Yang mengejutkan santri Temboro berjumlah 22.000 itu ada sekitar 4.000 an dari 23 negara di dunia. Mereka adalah para pecinta dakwah metode tabligh dan musafir.(ima)