Suksesi Ketua PKB Jember Diikuti Perintis Sekolah Gratis dan Eks Ketua Ansor

  • Whatsapp
Suksesi Ketua PKB Jember
Bupati Jember Hendy Siswanto hadiri Muscab PKB, Minggu (7/3/2021).Foto: Sutrisno/nusadaily.com
banner 468x60

NUSADAILY.COM-JEMBER- Suksesi Ketua PKB Jember diikuti sejumlah tokoh senior. Suksesi kepemimpinan bakal terjadi di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jember dalam Musyawarah Cabang (Muscab) pada hari Minggu, 7 Maret 2021.

BACA JUGA: DPRD Jember Berupaya Dongkel Anak Emas Bupati Lama, Duduki Posisi Dirut PDAM – Imperiumdaily.com

Baca Juga

BACA JUGA: Bukan Cuma Statement, Pembahasan APBD Bisa Jalan Kalau Bupati Jember Lakukan Hal Ini – Nusadaily.com

Dua nama tokoh senior PKB sudah mencuat sebagai kandidat Ketua Dewan Tanfidziyah DPC PKB Jember, yakni Muhammad Hafidi dan Ayub Junaidi. Mereka bersaing dalam suksesi Ketua PKB Jember.

Hafidi adalah perintis sekolah gratis plus antar jemput siswa dengan bus di Yayasan Islam Bustanul Ulum yang sudah berlangsung dua dekade ini. Sedangkan, Ayub merupakan mantan Ketua GP Ansor. 

“Pasti akan ganti ketua, karena ketua yang sekarang Pak Syaiful Bahri Anshori ini sudah level nasional. Yang menguat pertama Cak Hafidi dan kedua Cak Ayub,” beber Ubaidillah alias Haji Buang, Wakil Ketua DPC PKB Jember, usai memimpin pertemuan informal dari PAC atau pengurus tingkat kecamatan PKB se Jember.

Menurut dia, Syaiful selaku ketua lama menginginkan regenerasi lantaran yang bersangkutan selain menjadi anggota DPR RI, juga menduduki beberapa jabatan di tingkat nasional. Yakni Ketua Umum DPP Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumsi) dan Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB.

Hafidi dan Ayub dirasa cocok sebagai suksesornya Syaiful serta didukung para kader. “Harapan kami, yang jadi ketua dan sekretaris DPC PKB Jember nanti adalah masing-masing salah satu dari keduanya. Sejauh ini, tidak ada nama lain yang mencuat selain kedua nama tersebut,” ujar Buang. 

Aspirasi tersebut, lanjut Buang sudah merata di seluruh PAC PKB se-Jember. Namun ia mengakui, berlaku saat ini sistem pemilihan Ketua Dewan Tanfidz dan Dewan Syuro PKB di tingkat DPC saat ini, sepenuhnya ditentukan oleh DPW dan DPP. Arus bawah hanya mengusulkan.

“Dalam AD/ART yang berlaku saat ini memang tidak ada voting. Tetapi seluruh kecamatan sudah mengerucut di dua nama tersebut untuk kemudian diajukan kepada DPW dan DPP,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua PAC PKB Kecamatan Kaliwates ini. 

Ketua Dewan Syuro PKB Jember Mengerucut ke Satu Nama

Adapun untuk kandidat Ketua Dewan Syuro tidak terjadi persaingan. Tampaknya kader dan elite PKB sudah mengerucut ke satu nama, yaitu KH Badrus Shodiq, ulama kharismatik asal Kecamatan Bangsalsari. 

“Dewan syuro kita sami’na wa atho’na dari atas. Tetapi teman-teman kecamatan banyak yang mengerucut ke nama beliau karena kiprahnya sudah cukup layak. KH Badrus Shodiq ini juga kami yakin layak jual untuk nanti mendampingi Tandfidz, entah nanti yang terpilih apakah Cak Hafidi atau Cak Ayub,” tutur Buang.

Muscab PKB masih berlangsung yang dari pantauan dihadiri ratusan kader, bahkan juga Bupati Jember, Hendy Siswanto. Sejenak Hendy mengatakan, bakal menggandeng PKB meski saat Pilkada bukan bagian pengusungnya. “Kami ingin rangkul semua,” tegas dia.

PKB menjadi partai terbesar di DPRD Jember dengan raihan 8 kursi. Jumlah kursi PKB ini setara dengan jumlah kursi yang diraih Partai Nasdem di Pileg 2019. Tetapi, karena unggul akumulasi suara, PKB berhak mendudukkan kadernya Itqon Syauqi sebagai Ketua DPRD Jember.(sut/cak)