Siloam Hospital Group Siap Buka Rumah Sakit ke 40 di Surabaya, Dukung Kemajuan Ekosistem Kesehatan

  • Whatsapp
Siloam Hospital Group
Kamar di RS Siloam yang siap beroperasi.

NUSADAILY.COM-SURABAYA- Siloam Hospital Group (SHG) siap membuka dan mengoperasikan Rumah Sakit ke-40 di Surabaya. Nanti bernama RS Siloam Cito. Ini demi mendukung pertumbuhan dan kemajuan ekosistem kesehatan di Indonesia.

BACA JUGA: Siloam Kupang dan Labuan Bajo Luncurkan Alat Test Molekuler – Nusadaily.com

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Siloam Hospitals Hadirkan Test Swab Covid Akurat dan Hasil Tercepat – Imperiumdaily.com

Rumah Sakit tersebut akan menjadi rumah sakit komprehensif bertaraf internasional dengan layanan kesehatan, peralatan dan tenaga medis yang terbaik.

Fasilitas kesehatan tersebut berada dalam kawasan mixed use City of Tomorrow (Cito). Namun dengan akses, fasilitas dan infrastruktur yang terpisah dan independen. Hal ini termasuk fisik dan sistem kelistrikan, genset, HVAC, sistem gas medis, sistem STP/IPAL.

RS ini juga dilengkapi dengan sistem negative pressure khusus untuk penanganan pasien Covid-19. Dan memiliki pintu akses tersendiri serta elevator tersendiri/terpisah. Terkait limbah pembuangan medis, limbah cair dan TPS B3, RS Siloam Cito sudah memiliki sistem terpisah. Dan mengimplementasikan standar tinggi untuk operasional RS.

Fasilitas RS Siloam Cito sudah disiapkan sejak 2014 dan seluruh fasilitas sudah siap digunakan, tinggal menunggu izin operasional RS.

“Rencana awal pembukaan dan pengoperasian RS ini dijadwalkan mundur di 2021/2022. Terkait perencanaan dan persiapan kecukupan tenaga kerja terutama tenaga medis,” ujar Head of Public Relations Siloam Danang Kemayan Jati Sabtu (30/1/2021).

Sejalan dengan imbauan dan SK Menteri Kesehatan, Siloam akan mengalokasikan sebagian tempat tidurnya. Yakni untuk penanganan pasien Covid sama seperti kewajiban dan tanggung jawab RS lainnya.

RS Siloam Siap Beroperasi dengan 185 Tempat Tidur

“RS ini secara fisik semua sudah siap untuk dibuka. Dan sudah siap operasional dengan 185 tempat tidur (TT) dengan jumlah ICU 15 TT. Jika diijinkan kami akan buka dalam waktu 10 hari dengan 105 TT di fase pertama,” tegas Danang.

Meskipun baru, RS ini didukung sepenuhnya secara total dan intensitas oleh Siloam Hospital Group. Ini sudah terbukti selama lebih dari 25 tahun dengan mengoperasikan 39 RS secara nasional. Total tenaga medis dan tenaga pendukung lainnya di jaringan SHG mencapai lebih dari 15 ribu orang.

“Dari hari pertama operasionalnya, RS ini sudah terjamin standard kualitas dan pelayanan medisnya. Juga SDM yang terjamin, tidak perlu diragukan lagi,”ucap Danang.

Secara fisik dan peralatan medis juga tidak perlu diragukan karena semua sudah terencana dan dipersiapkan dengan baik. RS Siloam tersebut, kata Danang, merupakan RS ke-40 dari SHG. Yang akan dibuka dan mendapatkan manfaat dari pengalaman SHG selama 25 tahun lebih.

“Ini bukan pertama kali RS berada di dalam mixed use. Karena di luar negeri, khususnya di kota-kota padat penduduk, hal itu lazim,”papar Danang. Di Indonesia, Siloam sudah membangunnya di Bogor, Bekasi, Jember, Yogyakarta, Medan, Palembang dan Jakarta.(cak)