Serapan Refocusing Kabupaten Pasuruan Seret, Penyaluran Bansos Jor-joran

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Penyerapan anggaran refocusing untuk penanganan COVID-19 di Kabupaten Pasuruan terbilang seret. Dari anggaran yang dialokasikan tahun 2021 sekitar Rp 87 miliar, hingga saat ini baru terserap 11,44 persen atau sekitar Rp 10 miliar.

Minimnya serapan anggaran ini berbanding terbalik dengan penyaluran biaya tidak terduga (BTT) dan bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat. Penyaluran Bansos mencapai 50,51 persen atau sekitar Rp 20,7 miliar dari alokasi Rp 41 miliar. Sedangkan realisasi BTT mencapai 58,15 persen atau Rp 15,5 miliar dari Rp 25 miliar.

Direktur Pusat Studi Advokasi dan Kebijakan (Pusaka), Lujeng Sudarto menyebut minimnya serapan anggaran refocusing menunjukkan rendahnya kinerja Satgas COVID-19 Pemkab Pasuruan. Sementara tingginya penyaluran Bansos tak lebih dianggap sebagai kebijakan populis dan pencitraan.

“Mengedepankan penyaluran Bansos lebih sekedar sebagai pencitraan dan kebijakan yang populis. Namun perlu dipertanyakan, apakah penyaluran itu tepat sasaran dan tidak tumpang tindih. Karena anggaran penanganan COVID-19 tahun 2020 tidak dilakukan audit yang berpotensi terjadi penyimpangan,” kata Lujeng Sudarto.

Menurut Lujeng, lambannya penyerapan anggaran dikawatirkan berdampak pada peningkatan jumlah penderita dan orang yang meninggal karena terpapar COVID-19. Pelayanan kesehatan masyarakat juga akan terhambat.

Sekretaris Kabupaten Pasuruan, Anang Syaiful Wijaya, menyatakan bahwa terdapat kendala dalam penyerapan anggaran tersebut. Karena anggaran refocusing tersebut masuk dalam program kegiatan yang pencairan harus dengan prosedur lelang.

“Proses lelang kegiatan itu membutuhkan waktu lama, sehingga berdampak pada minimnya serapan anggaran,” kata Anang Syaiful Wijaya.

Guna mempercepat penyaluran anggaran, kata Anang, pihaknya telah mengirimkan surat kepada Kementerian Keuangan RI. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah dalam pencairan anggaran tanpa melalui prosedur lelang. (oni/kal)