Sebar Kabar Hoax Kasdim Meninggal Usai Divaksin, Napi Lapas Diringkus

  • Whatsapp
Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo,saat pers rilis di Mapolres Gresik.
banner 468x60

NUSADAILY.COM- GRESIK– Jajaran Kepolisian Resort Gresik, membongkar pelaku penyebar hoax yang menginformasikan Mayor Inf. Sugeng Riyadi – Kasdim 0817 Gresik dan Alm Mayor Kav Gatot Supriono – Danramil Kebomas, meninggal usai divaksin.

Hal itu diungkap dalam pers rilis yang digelar di halaman Mako Polres Gresik, Rabu (20/1/2021) yang dihadiri langsung Wakapolda Jatim Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo, Kabid Humas Kombes Pol Gatot Repli Handoko. Kasubid Humas AKBP Sinwan, Direskrimsus Cyber Crime Kombes Farman. Kapendam V/Brawijaya Kolonel Inf Imam, Kapolres Gresik AKBP. Arief Fitrianto, dan Kadinkes Gresik Saifudin Ghozali.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo menyampaikan bahwa jajaran cyber crime Polda dan Polres Gresik telah berhasil mengamankan seorang pelaku TS (40) penyebar hoax.

Brigjen Slamet HS, mengatakan vaksisnasi merupakan bagian ikhtiar bagi bangsa Indonesia agar segera terbebas dari pandemi Covid 19.

Sampai saat ini kondisinya baik – baik saja, sementara dirinya disuntik vaksin pada pekan kemarin.

Yang mengejutkan, pelaku TS, merupakan penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Porong Sidoarjo, warga Griyo Asri Taman Sidoarjo, yang menjalani hukuman karena terlibat kasus pembunuhan.

Dalam pengakuannya, tersangka menyebarkan berita bohong (hoax) melalui media sosial (medsos) dengan maksud untuk mempengaruhi masyarakat agar tidak mau divaksin Covid–19. Ironisnya dia menyebarkan kabar hoax bahwa Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi meninggal dunia setelah divaksin Sinovac.

Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengetahui dan berhasil menangkap pelaku penyebar berita hoax tersebut.

Pelaku mengaku menyebarkan berita hoax setelah mendapatkan foto pemakaman anggota Koramil Gresik dari saudaranya sebuah pesan WhatsApp di Kabupaten Gresik.

Foto Dicopy Paste oleh Pelaku

Kemudian foto tersebut dicopy-paste oleh pelaku dan ditambah narasi menyeramkan.

Isinya begini ; “Innalillahi wainna ilaihi rojiun, vaksin pertama, Kasdim 0817 Gresik, Mayor Inf Sugeng Riyadi, tadi malam Danramil Kebomas Gresik meninggal siang akibat disuntik vaksin…pagi proses pemakaman… hati – hati bahaya vaksin ini nyata.”

Selanjutnya, pelaku menyebarkan pesan itu melalui akun group WA Indahnya Islam, hingga viral di dunia jagad maya.

Kapolres Gresik AKBP. Arief Fitrianto, menambahkan masyarakat diminta tidak mudah menyebarkan berita bohong atau hoax. Karena bisa dijerat dengan Undang-Undang ITE .

“Saring dulu informasi di internet. Jangan mudah percaya informasi di media sosial,” ujarnya.

Akibat ulahnya, pelaku terancam Pasal 45A ayat 1 UU RI No.19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008. Tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) juncto pasal 28 ayat 1 UU RI Nomor 11 tahun 2008 dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara atau denda Rp 1 miliar.(ima/aka)