Sakit 23 Hari Ipong Muchlissoni Kembali Jabat Bupati Ponorogo, Ini Fokusnya

  • Whatsapp
Sakit 23 hari Ipong Muchlissoni
Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni hari ini kembali menjabat pasca sakit 23 hari dan dinyatakan dokter sehat.
banner 468x60

NUSADAILY.COM-PONOROGO- Sakit 23 hari Ipong Muchlissoni kembali jabat Bupati Ponorogo. Hari ini Senin (28/12/2020) Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni kembali bekerja. Semestinya pada tanggal (05/12/2020) namun akibat sakit selama 23 hari. Hari ini ia dinyatakan sembuh dan sehat.

BACA JUGA: Keseriusan Ipong Muchlissoni Lestarikan Budaya Asli Ponorogo Tak Diragukan Lagi, Ini Buktinya – Imperiumdaily.com

Baca Juga

BACA JUGA: Refleksi Peringatan Hari Guru Nasional, Ipong dan Indri Masruroh Raih Penghargaan Tinggi – Nusadaily.com

Kembalinya menjabat Bupati pasca sakit tersebut di sambut oleh puluhan OPD Pemkab Ponorogo, Tokoh Agama Tokoh Masyarakat dan sejumlah relawan. Dikutip nusadaily.com dalam sambutannya, Bupati Ipong akan fokus pada tiga hal. Yaitu pembahasan anggaran tahun 2021. Penanganan COVID-19 yang alami lonjakan 100 persen. Dan penguatan OPD setelah nanti ganti kepemimpinan baru.

“Seperti diketahui, APBD Ponorogo tahun 2021 sudah disahkan jadi perlu konsolidasi dengan tim anggaran. Kedua penanganan COVID-19 yang tiap hari terus bertambah. Dalam sebulan ini naiknya 100 pesen selama 7 bulan covid berjalan. Jumlah pasien semakin banyak, rencana penempatan pasien pada kampung reog ditolak warga. Dan akan evaluasi untuk dipindah ke eks gedung Ponpes di Babadan. Uang sebelumnya tidak jadi dimanfaatkan karena biaya mahal,” papar Bupati.

Ketiga lanjut Bupati Ipong, akan segera konsolidasi dengan pekerjaan-pekerjaan. Utamanya yang dapat diselesaikan hingga masa jabatanya berakhir 16 Februari 2020.

“Saya akan memberikan penguatan penguatan kepada birokrasi. Jelang pergantian kepemimpinan Bupati terpilih agar kuat mental lahir dan batin,”  statementnya setelah sakit 23 hari Ipong Muchlissoni.

Ipong meminta doa kepada seluruh masyarakat Ponorogo. Agar selalu diberikan kekuatan dan kesehatan beserta keluarganya. Agar dapat menyelesaikan kepemimpinannya hingga 16 Februari mendatang.

Lebih lanjut, ia juga meminta kepada masyarakat untuk melupakan Pilkada yang telah selesai. Sekarang tinggal bagaimana sama sama memikirkan membangun Kabupaten Ponorogo ke depan. Agar lebih maju dan lebih baik lagi.

“Jangan ada lagi permusuhan, iri dengki maupun sakit hati, legowo menerima semua, ” pungkasnya.(nto/cak)