RSLI Wisuda Penyintas Covid-19 Tembus 7000, Angka Kesembuhan 96,23 Persen

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM- SURABAYA- Akhir ramadan 1442 H, Rumah Sakit Lapangan Indrapura Surabaya (RSLI) menorehkan tertinggi kesembuhan penyintas Covid-19 di angka 7000 pasien.

Baca Juga

Mereka yang sembuh di angka ke -7000 diwisuda, Selasa, 11 Mei 2021 pukul 10.00 WIB.

Penanggungjawab RSLI Laksamana Pertama dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, SP. B, Sp. BTKV (K), menegaskan wisuda ke-321 ini menggenapi sejumlah 7.002 penyintas Covid-19 dari total 7.326 pasien yang ditangani.

Kata dia, mereka yang diwisuda selama ini juga bisa menjadi Duta Prokes bagi keluarganya dan masyarakat sekitar.

“Peran mereka akan sangat membantu menekan sebaran pandemi di Indonesia,” tukasnya.

Tak lupa dokter Nalendra mengucapkan selamat kepada penyintas karena bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarganya di rumah.

“Selamat Idul Fitri, taqobballahu minna waminkum, taqobbal yaa karim,” ujarnya lagi.

Salah satu penyintas, Sesanti Wilujeng asal Surabaya, mengatakan berterima kasih kepada dokter, perawat dan relawan yang melayani dengan baik selama 10 hari penanganan di RSLI hingga sembuh.

Jalani Prosesi Wisuda

Sesanti adalah pasien ke-7000, dan sudah dinyatakan sembuh oleh DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pasien) RSLI dan bersama dua pasien lainnya menjalani prosesi wisuda ke-321.

Kekhawatirannya menjalani lebaran di rumah sakit akhirnya tidak terjadi dan bisa bersama keluarga.

“Alhamdulillah, akhirnya saya bisa berlebaran bersama keluarga,” tutur Sesanti.

Dokter Nalendra menambahkan, sebelas bulan RSLI operasional angka kesembuhan cukup tinggi, yaitu 96,23%, tertinggi di Jawa Timur.

Di atas rerata angka kesembuhan Jawa Timur 77,53% dan nasional 91,3% dengan angka kematian 1 orang (terendah di Indonesia).

RSLI telah berkontribusi kesembuhan Covid-19 sebesar 0,45% Nasional, 5,09% Jawa Timur dan 31,53% Surabaya.

Prestasi ini adalah jerih payah dan dedikasi serta sumbangsih yang luar biasa dari para tenaga kesehatan baik dokter, perwat, analis medis, apoteker, serta relawan pendamping dan tenaga lainnya di RSLI mulai admin, keamanan, cleaning servis dan unsur lainnya.

“Terima kasih kepada semua nakes, relawan dan tim RSLI, tanpa kalian, RSLI tidak akan sehebat ini. Prestasi ini harus dijaga dan terus dipertahankan serta ditingkatkan oleh semua nakes, relawan dan petugas RSLI. Mari kita berikan yang terbaik kepada masyarakat dan bangsa dalam mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia,” pungkas dr Nalendra.

Radian Jadid, Ketua Pelaksanan Relawan Pendamping PPKPC-RSLI. menambahkan bahwa terkait PMI asal Jatim sejak 10 Mei 2021, di data relawan tercatat sejumlah 7.948 orang dari Malaysia, Singapura, Hongkong, Brunei Darussalam dan Belanda (via Malaysia).

Yang ditangani RSLI sebanyak 63 PMI (34 laki-laki dan 29 perempuan) dan yang sudah sembuh dengan konfirmasi 2x negatif swab PCR sejumlah 23 orang.(ima/aka)