PWI Malang Raya Galang Dana untuk Korban Gempa, “Keep Fighting Kabupaten Malang”

  • Whatsapp
PWI Malang Raya galang dana
banner 468x60

NUSADAILY.COM-MALANG- PWI Malang Raya galang dana untuk korban gempa bermagnitudo 6,1 SR Sabtu (10/4/2021). {enggalangan dana tersebut bertajuk “Keep Fighting Kabupaten Malang”. Aksi ini bentuk kepedulian Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya atas musibah gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Malang.

BACA JUGA: Pembina PWI Malang Raya Bantu Korban Gempa Rp 100 Juta  – Nusadaily.com

Baca Juga

BACA JUGA: PWI Malang Raya Gratiskan Ambulans: Bantuan dari Alfamart, Bahrul Magfiroh dan Pemkab Malang – Imperiumdaily.com

Ketua PWI Malang Raya, Cahyono menjelaskan. Pihaknya ingin ikut berpartisipasi membantu saudara-saudara yang terdampak gempa di Kabupaten Malang.

“Aksi sosial penggalangan bantuan ini untuk meringankan para korban gempa bumi di Kabupaten Malang,” ucapnya, kepada nusadaily.com, Jumat (16/4/2021).

Menurut Cahyono, penggalangan bantuan untuk korban gempa tersebut merupakan rasa kemanusiaan. Ini timbul secara spontanitas dari rekan-rekan wartawan yang bertugas di wilayah Malang Raya. Karena mereka juga ikut merasakan derita yang dialami para korban gempa tersebut.

“Penggalangan bantuan itu diharapkan dalam bentuk barang, bukan uang,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Cahyono, PWI Malang Raya melakukan penggalangan bantuan. Nantinya dapat digunakan untuk membenahi Rumah Ibadah yang rusak akibat gempa bermagnitudo 6,1 tersebut.

“Berdasarkan hasil musyawarah dengan pengurus PWI Malang Raya, kami sepakat melakukan perbaikan rumah ibadah,” terangnya.

Untuk waktu kegiatannya, tambah Cahyono, dirinya saat ini masih melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk kesiapan materialnya.

“Untuk waktunya kita masih nunggu, yang jelas dalam waktu dekat ini,” bebernya menjelaskan PWI Malang Raya galang dana bantuan korban gempa.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari BPBD Kabupaten Malang per tanggal 15/4/2021. Dampak gempa bermagnitudo 6,1 tersebut menyebabkan 5.924 unit rumah warga mengalami kerusakan.

Sedangkan, untuk bangunan tempat ibadah ada sebanyak 192 unit yang mengalami kerusakan. Jumlah total kerusakan tersebut tersebar di 29 dari 33 kecamatan di wilayah Kabupaten Malang.(aje/cak)