Ponorogo Bebas BAB Sembarangan, Jadi Kabupaten ke – 16 di Jawa Timur Raih Predikat ODF

  • Whatsapp
Ponorogo bebas BAB sembarangan
banner 468x60

NUSADAILY.COM-PONOROGO- Ponorogo bebas BAB sembarangan. Keberhasilan pemerintah Kabupaten Ponorogo mendapat predikat kabupaten Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) tahun 2020.

BACA JUGA: Pilkada Ponorogo Makin Dekat, Simpatisan 01 Berpose Depan Banner 02 – Imperiumdaily.com

Baca Juga

BACA JUGA: Bocah Delapan Tahun Hanyut Terseret Banjir Ponorogo

Keberhasilan ini tidak lepas dari peran pemerintahan di bawah kepemimpinan Ipong Muchlissoni – Soedjarno. Sebab telah membuat program jambanisasi serta didukung team ODF dari Dinas Kesehatan setempat.

Atas diterimanya predikat ini, Kabupaten Ponorogo, Swasti Saba Westara di tahun 2021 sudah pasti dapat dipertahankan. Sebab salah satu indikator agar Swasti Saba tetap di tangan maka Ponorogo wajib ODF.

Drg. Hj. Rahayu Kusdarini, M.Kes Kadinkes Ponorogo, mengaku sangat senang karena Ponorogo berhasil menjadi Kabupaten ODF.

“Ponorogo menjadi Kabupaten ke 16 di Jawa Timur yang menjadi ODF. Ini berkat kerja keras kita semua,” terangnya kepada nusadaily.com, Kamis 26/112020.

Ia berharap dengan pencapaian itu, masyarakat tetap menjaga kesehatan lingkungan dengan tidak buang air besar sembarangan.

Ketua Tim Verifikator ODF Provinsi Jatim Vitria Dewi, pada Rabu (25/11/2020). Simbolik menyerahkan langsung sertifikat ODF kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Soedjarno.

Ini Tim Penilai ODF di Ponorogo

Dalam kesempatan tersebut Vitria juga mengatakan, dari penilaian yang dilakukan selama dua hari terakhir, yaitu Selasa dan Rabu. Timnya telah mendapati Ponorogo sebagai wilayah yang layak disebut Kabupaten ODF Tingkat Provinsi Jawa Timur.

“Kami tim yang lengkap, terdiri dari Dinkes Provinsi, pengusaha sanitasi, dari kabupaten tetangga, asosiasi pengusaha sanitasi dan para profesional. Di berbagai desa yang kami kunjungi, secara fair dan independen kami nyatakan Ponorogo layak disebut sebagai Kabupaten ODF Tingkat Provinsi,” ucapnya.

Namun masih ada beberapa catatan yang ditemukan oleh tim terkait ODF, lanjutnya. Yaitu bahwa masih ada jamban sehat semi permanen yang masih perlu ditingkatkan agar derajat kesehatannya membaik. Ada WC bersama untuk beberapa rumah dan beberapa catatan kecil yang harus terus diperbaiki. Serta dibantu oleh semua pihak agar kondisi yang ada saat ini bisa memenuhi standar.

“Dari verifikasi kami lakukan, yang jelas masyarakat sudah tidak BAB sembarangan. Istimewanya Kabupaten Ponorogo masih bisa menjadikan wilayahnya ODF, meski di tengah suasana pandemi,” pungkasnya.

Pihaknya sangat mengapresiasi ini, atas kerja luar biasa oleh semua pihak untuk menciptakan lingkungan .Untuk menuju Kabupaten Ponorogo Propinsi Jawa Timur sehat, bebas dari BAB sembarangan.(nto/cak)

Post Terkait

banner 468x60