Pergerakan Sarinah Kota Probolinggo, Bawa Misi Trisakti Bung Karno

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PROBOLINGGO – Organisasi Pergerakan Sarinah di Kota Probolinggo kembali mengukuhkan keberadaannya. Dipimpin mantan Wali Kota Probolinggo Rukmini, misi utama yang dibawa yakni Trisakti Bung Karno.

Pada NusaDaily.com Rukmini mengatakan Pergerakan Sarinah memang lahir dari rahim Soekarnois. Mereka ibu-ibu yang terbiasa membaca buku ‘Sarinah’.

Baca Juga

“Berangkat dari itu, lahirlah Pergerakan Sarinah. Untuk Kota Probolinggo kami membawa misi Trisakti Bung Karno itu melalui peningkatan pada aspek sosial budaya, dan pengembangan UMKM,” jelasnya, Kamis, 20 Februari 2020.

Ia menjelaskan, Trisakti Bung Karno yakni Berdaulat di bidang Politik, Berdikari di bidang ekonomi dan Berkepribadian dalam Kebudayaan. Selama ini, perempuan dinilai cukup dalam keterwakilan 30% pada lembaga perpolitikan.

“Bagi Bung Karno tidak cukup itu, perempuan juga berpotensi pada sektor ekonomi. Makanya pada periode kali ini Pergerakan Sarinah akan fokus pada sosial budaya dan pengembangan UMKM,” tambah istri mantan Wali Kota Probolinggo 2 periode Bukhori ini.

Pihaknya memastikan, Pergerakan Sarinah yang dilantik beberapa hari lalu juga tidak ada kaitan dengan partai politik tertentu. Pergerakan Sarinah merupakan organisasi independen.

“Kedepan nanti kita akan berkoordinasi dengan lembaga lainnya. Tentunya yang berhubungan dengan sosial budaya dan pemberdayaan UMKM,” tandasnya.

Berikut susunan Pergerakan Sarinah Kota Probolinggo periode 2019-2020 :

  • Ketua : Rukmini
  • Sekretaris : Ina Dwi Lestari
  • Bendahara : Elok Ratnasari
  • Wakil Ketua bidang Politik dan Ideologi : Yayuk Setyowati
  • Wakil Ketua bidang Organisasi, Hukum dan Ham : Luluk Setiowati
  • Wakil Ketua bidang Ekonomi dan Pemberdayaan UMKM : Nico Sawiji
  • Wakil Ketua bidang Keilmuan dan Budaya : Sumariyono
  • Wakil Ketua bidang Sosial , Kependudukan dan Kesehatan Reproduksi : Lilik Suharini
  • Wakil Ketua bidang Kerjasama Antar Lembaga, dan Komunikasi Media : Ida Subaedah

Diketahui, Sarinah adalah sosok yang berkesan ketika Bung Karno anak-anak. Sarinah ikut menumpang pada pasangan Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai. Sarinah tidak digaji, atau dibayar. Dia tinggal dan ikut makan di rumah keluarga itu dan membantu mengasuh Soekarno kecil.

Sarinah juga menemani Soekarno kecil bermain, makan dan tidur. Dia menceritakan dongeng pada Soekarno sebelum tidur. Soekarno mengaku dari Sarinah pula dirinya diajari mencintai rakyat kecil.

“Karno, pertama engkau harus mencintai ibumu. Kemudian, kamu harus mencintai rakyat jelata. Engkau harus mencintai manusia umumnya,” begitu ucap Sarinah yang terus diulang-ulang dan mengisi hati dan pikiran Soekarno muda. (ras)

Post Terkait

banner 468x60