Pembatasan Sosial Jatim Diterapkan di 307 Pemukiman Dijaga TNI – Polri

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM-SURABAYA- Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang ditetapkan Presiden direalisasikan ke sejumlah daerah termasuk Jawa Timur.

Screening terhadap pengendara kendaraan dan pengetatan aktivitas social di masyarakat dilakukan, guna menekan angka penyebaran Covid -19.

Baca Juga

Pilihan PSBB diikuti Pemprov Jatim, sebagai jawaban tidak adanya penerapan karantina wilayah mengingat pertimbangan anggaran nasional dan aktivitas ekonomi masih lentur berjalan, di sisi lain upaya kuratif dikencangkan.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan aparat TNI dan Polri mulai di terjunkan untuk mengawasi 307 area permukiman di Jawa Timur menjaga arus lalu lintas orang agar virus Corona tidak meluas.

Kalau tidak ada urusan logistik, urusan kesehatan ataukah urusan perdagangan dan perekonomian hendaknya warga tidak perlu keluar rumah.

Gubernur Khofifah Indar P, mengatakan itu dalam press Conference berkala di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis, 2 April 2020 petang.

Masyarakat diminta tetap mengikuti anjuran pemerintah supaya ikhtiar dalam mencegah penyebaran covid-19 berjalan signifikan. Gubernur tidak menjelaskan permukiman dimana saja yang saat ini mulai dijaga oleh petugas. Ini semata untuk keamanan masyarakat.

Gubernur Khofifah menegaskan, agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan memaksimalkan langkah pencegahan Covid-19, masyarakat diminta mematuhi protokol sesuai imbauan pemerintah.

“Tetap menjaga jarak sosial, melakukan olah raga, tinggal di rumah dan keluar hanya urgent, pola hidup bersih dan sehat, cuci tangan yang baik atau jangan mengundang atau datang ke keramaian dulu. Jangan melakukan suasana yang menjadikan panik. Penyebaran Covid-19 ini jangan pernah dianggap sepele. Kewaspadaan harus berlapis,” pungkasnya.(ima)

Post Terkait

banner 468x60