MPP Bakal Dibangun di Kota Batu, Kaji Kelayakan Empat Tempat

  • Whatsapp
Pemkot Batu menggelar koordinasi bersama Deputi Kemenpan-RB membahas pendirian Mal Pelayanan Publik di Kota Batu.
banner 468x60

NUSADAILY.COM-KOTA BATU- Mal Pelayanan Publik (MPP) bakal didirikan di Kota Batu untuk meningkatkan kemudahan layanan bagi masyarakat. Pemkot Batu pun melakukan koordinasi dengan Deputi Pelayanan Publik Kemenpan-RB terkait pendirian MPP (Jum’at 26/3).

Baca Juga

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, mengatakan, pembentukan MPP merupakan impian dan komitmen Pemkot Batu untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Impian kami memiliki tempat pelayanan terpadu agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” kata Dewanti.

Sekretaris Bappelitbangda Kota Batu, Sopa Ike Paci, memaparkan tujuan kehadiran Mal Pelayanan Publik adalah memberi kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.

“Kami ingin meningkakan kemudahan berusaha di Kota Batu dan mengintegrasikan layanan dalam satu gedung, baik instansi pusat, daerah dan BUMN/BUMD,” kata Sopa.

Kepala Deputi Pelayanan Publik Kemenpan-RB, Diah Natalisa, mengatakan keberadaan MPP mampu membantu pemda memberikan pelayanan terbaik, lebih cepat, murah, dan sederhana. Sehingga membangun tercapainya tingkat kepuasan masyarakat, serta efektifitas dan efisiensi dalam penerapan standar pelayanan.

Diharapkan Bisa Tingkatkan Pelayanan

“Selain itu diharapkan MPP bisa meningkatkam peringkat Indonesia dalam kemudahan pelayanan,” kata Diah.

Sementara itu, Kabag Organisasi Pemkot Batu, Andang Budiarso masih mengkaji empat tempat dengan tiga indikator. Yakni akses pintas, infrastruktur, dan sarana prasarana. Tiga indikator itu untuk menentukan satu dari empat tempat yang ada untuk dijadikan MPP.

Empat tempat yang yang masih dilakukan kajian yakni gedung Ganesha, Kantor Pelayanan Pajak Pratama, Balai Kota Amog Tani, dan kantor KONI Batu.

“Nanti dihitung skor tertinggi yang mana dari keempat tempat itu tadi. Baru nanti ditetapkan Mall Pelayanan Publik dibangun di mana,” jelasnya.

Apalagi saat ini di Kota Batu sudah ada 130 pelayanan yang sudah dilakukan seperti di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kota Batu, baik itu perizinan dan non perizinan. Belum lagi instansi pelayanan publik di luar Pemkot Batu sudah ada sekitar 18 instansi pelayanan seperti Polres Batu, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, PLN, perbankan, dan lainnya.

“Kapan target dibangun kalau menurut RPJMD memang dimulai pada tahun 2021, dan pembangunan pada tahun 2022. Karena menjelang puasa Ramadhan kita baru akan MoU terkait pendampingannya bersama Kemenpan RB,” jelas Andang.(wok/aka)