Minim Personel, Tim Relawan Gempa Kesulitan di Lapangan

  • Whatsapp
minim personel
Sejumlah tim relawan bergotong royong membenahi rumah yang rusak ringan di Kabupaten Malang.
banner 468x60

NUSADAILY.COM-MALANG- Minim personel yang bekerja dalam pemulihan usai gempa Sabtu (10/4/2021). Serta terbatasnya material guna pembenahan rumah yang rusak ringan akibat gempa. Dua hal itu, menjadi kendala tersendiri yang terpantau di lokasi gempa. Senin (19/4/2021) hari ini.

BACA JUGA: Korban Gempa Malang Alami Trauma Sedang, DP3A Gaet HIMPSI Berikan Trauma Healing – Imperiumdaily.com

Baca Juga

BACA JUGA: Ganjar Pranowo Kirim Relawan dan Bantuan Logistik Untuk Korban Gempa Jatim – Nusadaily.com

Tepatnya, di Desa Majangtengah Kecamatan Dampit yang masih terdapat bekas reruntuhan rumah. Yakni akibat gempa berkekuatan 6,1 skala richter (SR) serta hanya sebagian yang sudah dibersihkan.

Selain itu, pembangunan tenda darurat yang rencananya akan digunakan untuk hunian sementara (huntara). Saat ini yang terlihat masih dua unit saja.

Pengendali Posko Relawan Desa Majangtengah Kecamatan Dampit, Suliyono menjelaskan. Bahwa sebenarnya saat ini, yang ditargetkannya adalah perbaikan pada rumah yang rusak ringan.

“Kalau ada kontinuitas personel, sebenarnya hingga hari ini targetnya masih pada perbaikan rumah yang rusak ringan. Namun, karena sejumlah personel dan relawan sudah ada yang ditarik. Maka terpaksa harus tertahan dulu. Karena memang mereka (personel dan relawan) ada tugas dan kewajiban lain yang harus mereka tuntaskan,” papar Suliyono.

Menyikapi tersebut, Suliyono bersama timnya sudah berupaya memberikan dorongan. Contohnya seperti memberikan beberapa material seperti semen untuk rumah yang mengalami rusak ringan.

“Sebenarnya ada sudah ada dorongan. Misalnya rumah yang rusak ringan kami kirim dua sak semen. Rumah yang rusaknya sedikit lebih, kami beri tiga sak semen. Tapi ya karena tenaganya minim, kami tidak mau ambil resiko. Artinya, meskipun material sudah ada tapi tidak mungkin dikerjakan asal-asalan. Malah menambah bahaya,” jelas Suliyono soal minim personel.

Untuk itu, dirinya berharap agar masyarakat yang turut menjadi korban gempa bisa bersabar. Hal itu juga mengingat luasnya wilayah di Kabupaten Malang.

“Ya saya harap masyarakat bisa bersabar. Dan saya rasa, semua posko relawan juga menghadapi problemnya masing-masing,” tutupnya.(aje/cak)