Massa Aksi Tolak Omnibuslaw di Ikuti Ribuan Buruh Dari Luar Kota Surabaya

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Mulai pukul 10.00 WIB, massa aksi buruh yang tergabung dari berbagai aliansi tersebut, berkumpul di sekitaran bundaran waru sambil menunggu massa aksi yang lain dari luar kota Surabaya, seperti Sidoarjo, Pasuruan, Mojokerto, dan daerah tapal kuda.

Dengan berbagai atribut massa aksi mulai bergerak menuju DPRD JATIM, Sekitar pukul 14.30 WIB, bundaran waru arah masuk Surabaya masih macet total, massa aksi dari luar kota Surabaya masih membanjiri jalan sekitaran waru untuk masuk ke Surabaya bergabung dengan massa aksi buruh yang lainnya di jalan Pahlawan.

Baca Juga

BACA JUGA: Bank Dunia : Asia Selatan Mengalami Resesi Terburuk

Dengan mengendarai motor dan bus serta mobil pribadi ribuan massa aksi buruh yang bergabung dengan mahasiswa untuk menggelar aksinya menolak Omnibuslaw yang sangat merugikan kaum buruh.

Puncak demo

Puncak demo tolak Omnibus Law di berbagai daerah di Jatim akan terjadi hari ini. Di Surabaya, diperkirakan sebanyak 30 ribu massa, terdiri dari buruh dan mahasiswa akan mengikuti demo.

“Kurang lebih estimasinya lebih dari 30 ribu massa, karena banyak sekali elemen yang ikut,” kata Wakil Ketua Dewan Pengurus Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Jatim, Nuruddin Hidayat pada Kamis, 08 Oktober 2020.

Menurutnya, puluhan ribu orang tersebut bukan hanya massa buruh semata. Tapi ada juga dari elemen lainnya. Seperti mahasiswa dan aktivis.

“Yang jelas dari serikat buruh. Ada KSPI, KSPSI, FSPMI, ASDI, KSM, KPBI, banyak banget saya nggak bisa sebutin satu-satu. Kemudian dari mahasiswa, aktivis lingkungan, aktivis HAM,” imbuhnya.

BACA JUGA: Demo Kota Malang Rusuh, Water Canon vs Batu dan Petasan

“Ada 4.360 personel gabungan ada dari kepolisian Polrestabes Surabaya, Polda Jatim, kemudian TNI AD, marinir dan Linmas Kota Surabaya juga,” kata Kabag Humas Polrestabes Surabaya AKP M Akhyar kepada nusadaily.com Kamis, 08 Oktober 2020.

Akhyar menambahkan mereka telah disiagakan sejak pukul 07.30 WIB di sejumlah titik-titik penting. Antara lain di Bundaran Waru, Gedung Negara Grahadi, DPRD Jatim dan kantor Gubernuran.

“Sejak pukul 07.30 WIB sudah siaga dan apel di sejumlah titik seperti di Bundaran Waru, DPRD Jatim, Grahadi dan kantor Gubernur di Jalan Pahlawan,” terang Akhyar. (ric/kal)

Post Terkait

banner 468x60