Luapan Kali Lamong Genangi Belasan Desa di Gresik

  • Whatsapp
luapan kali lamong
Sejumlah relawan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir, ada juga dari Palmapala SMAN 1 Sidayu Gresik.
banner 468x60

NUSADAILY.COM-GRESIK- Luapan Kali Lamong di Kabupaten Gresik, Jawa Timur kembali menggenangi belasan desa di dua kecamatan. Yakni Balongpanggan dan Benjeng. Sehingga mengakibatkan ratusan rumah penduduk tergenang, serta sejumlah akses jalan desa tidak bisa dilewati.

BACA JUGA: Kapolres Gresik: Pengamanan Misa Malam Natal Tetap Ketat Prokes – Nusadaily.com

Baca Juga

BACA JUGA: Petrokimia Gresik Ekspor 26 Ribu Ton Pupuk ke India – Noktahmerah.com

BACA JUGA: Doa Ummi Elvy Sukaesih dan Fitri Carlina untuk Dangdutpro.com

BACA JUGA: Pemungutan Suara Dimulai, Pilkada Gresik Dijaga Ketat Polisi dan Kencangkan Prokes – Imperiumdaily.com

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik Tarso Sugito di Gresik, Senin memberin penjelasan. Ia mengatakan banjir di wilayah setempat terjadi akibat kiriman dari wilayah barat. Yang mengalami hujan deras, sehingga air Kali Lamongan meluap.

Di Kecamatan Balongpanggan, banjir menggenangi sebanyak tujuh desa. Masing-masing Desa Ngampel, Dapet, Sekarputih, Wotansari, Banjaragung, Pucung. Serta Desa Karangsemanding yang menggenangi 535 rumah. Serta jalan desa setinggi 70-90 cm sepanjang 15 km.

Sedangkan di Kecamatan Benjeng, banjir menggenangi sebanyak 9 desa. Masing-masing Desa Sedapurklagen, Lundo, Deliksumber, Kedungrukem, Munggugianti, Kalipadang, Bulurejo, Sirnoboyo. Serta Desa Klampok yang menggenangi sedikitnya 345 rumah setinggi 30-50 cm.

“Kami lakukan gerak cepat di lokasi dengan koordinasi Muspika setempat. Dan terus melakukan monitoring Kali Lamong,” kata Tarso, kepada wartawan Senin (28/12/2020) soal luapan Kali Lamong.

Sementara itu, kondisi terkini Kali Lamongan adalah siaga hijau, sementara Bengawan Solo normal. Sama dengan kondisi Kali Surabaya yang juga normal.

“Untuk kerugian material warga, masih dilaksanakan pendataan, namun sejumlah tanaman padi yang mulai tanam di areal persawahan mengalami kerusakan,” katanya.

Sebelumnya, pekan lalu banjir juga menggenangi ratusan desa di tiga kecamatan Kabupaten Gresik. Masing-masing Balongpanggang, Benjeng dan Cerme. Serta mengakibatkan seorang anak perempuan bernama Nafisah (12), asal Desa Kedungrukem, tewas terseret arus deras.(cak)