LKPJ 2020 Jatim, Realisasi Tembus 91,99%, Investasi Tumbuh 33,8 %

  • Whatsapp
Khofifah IP, Gubernur Jatim saat menyampaikan LKPJ 2020.
banner 468x60

NUSADAILY.COM- SURABAYA – Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemprov Jawa Timur, di akhir tahun anggaran 2020 terungkap realisasi tembus angka 91,99 persen dan investasi tumbuh 33,8 persen di Jatim meski suasana pandemi Covid -19.

Baca Juga

Demikian diungkap Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada DPRD Jatim dalam rapat Paripurna di Kantor DPRD Jatim, Kota Surabaya, Senin (29/3/2021).

Didampingi Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak dan Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Gubernur Khofifah merinci ketercapaian indikator kegiatan di LKPJ 2020 mencapai 91,99%.

Dari 2922 indikator kegiatan, sebanyak 2722 target indikator dicapai. Ini penting, karena substansi LKPJ 2020 adalah mengukur capaian implementasi RKPD 2020, sebagai penjabaran tahun II RPJMD 2019-2024.

“Dibanding pada 2019 lalu, capaian indikator kegiatan LKPJ TA 2020 yang kita laporkan sekarang capaiannya lebih tinggi yaitu 91,99 persen sementara tahun 2019 capaiannya 79,45 persen. Bahkan ada beberapa perangkat daerah yang capaiannya 100%,” terang Khofifah.

Yang menggembirakan kata dia, di masa pandemi nilai investasi sesuai data BKPM RI per Januari 2021 tercatat tumbuh 33,8 persen atau 78,3 trilliun rupiah. Pada 2019 tercatat 58,5 trilliun ; pada 2018 tercatat 51,2 trilliun, 2017 tercatat 65,9 trilliun dan 2016 tercatat 72,9 trilliun.

“Dengan demikian investasi di Jatim saat pandemi Covid-19 tahun 2020 tercatat tertinggi sejak tahun 2016.
Alhamdulilah, ini angka tertinggi dari semua provinsi di Indonesia. Maka kita patut bersyukur dan jadi semangat agar menjaga iklim kondusif investasi dengan baik,” ungkap Khofifah.

Kalau investasi baik maka bisa menyerap tenaga kerja banyak. Otomatis angka pengangguran terserap maksimal, dan akhirnya kesejahteraan masyarakat meningkat.

Laju Ekonomi Jatim Kontraksi

Sementara laju perekonomian di Jawa Timur terkontraksi 2,39%. Artinya lebih baik dibanding daerah lain di Jawa. Bahkan PDRB Jatim mampu berkontribusi 24,80% di pulau Jawa setelah DKI. Atau terbesar II nasional yakni 14,57 persen terhadap PDB Nasional.

Indek Pembangunan Manusia Naik

Yang membanggakan, capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Timur naik setiap tahun. Pada 2020 sebesar 71,71, meningkat 0,21 poin dibanding 2019 dan peningkatan tertinggi diantara provinsi lain se Jawa.

“Artinya kualitas pembangunan manusia di Jatim naik. Capaian penerimaan SNMPTN reguler, tertinggi nasional 16.998 siswa diterima tanpa tes. Jalur KIP kuliah juga tertinggi sebanyak 3.394,” bebernya.

Ini membuktikan meski melakukan pembelajaran era new normal, mereka dapat menghasilkan capaian optimal.(ima/aka)