Kunjungi Bandara Juanda, Ketua Komisi V DPR RI Minta Tingkatkan Pelayanan Jelang Lebaran

  • Whatsapp
bandara juanda
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus (tengah) dalam pertemuan di Bandara Juanda, Sidoarjo. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Kunjungi Bandara Juanda Sidoarjo Jawa Timur, ketua Komisi V DPR RI Lasarus meminta Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan malalui Otoritas Bandara Juanda untuk meningkatkan fungsi Utama pengaturan, pengendalian dan pengawasan kegiatan lalu lintas dan angkutan udara.

Hal tersebut dimaksudkan Agar pelayanan menjelang arus mudik hari Raya Idul Fitri 2021, berjalan dengan lancar. Sehingga kegiatan pelayanan, keselamatan dan keamanan dapat dinikmati oleh para penumpang.

Baca Juga

BACA JUGA: Bandara Juanda Layani 6,8 Juta Penumpang

Dalam kunjungan tersebut, dirinya juga ingin melihat kondisi riil pelaksanaan kegiatan perjalanan orang melalui transportasi udara, termasuk penerapan protokol kesehatan untuk fasilitas pendukung di masa pandemi Covid-19.

“Dalam rapat-rapat pengawasan dengan Kemenhub, termasuk Ditjen Perhubungan Udara, Komisi V DPR RI telah menyampaikan dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian menyebabkan menurunnya pertumbuhan ekonomi, melambatnya investasi, meningkatnya angka kemiskinan dan meluasnya pengangguran akibat berkurangnya lapangan kerja,” kata Lasarus dalam pertemuan di Bandara Juanda, Sidoarjo, Sabtu 3 Maret 2021.

Lasarus menegaskan, jika Komisi V ingin mendengar penjelasan upaya penyelesaian dari permasalahan di Laporan Hasil Pemeriksaan I BPK RI Tahun 2020 Atas Laporan Keuangan Tahun 2019.

Disebutkan, per 31 Desember 2019 Kantor Otban III masih mencatat nilai tanah yang digunakan untuk meletakkan peralatan bandara berupa approach light, namun dalam Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) belum mengungkapkan adanya sengketa atas tanah tersebut, padahal telah dimenangkan pihak pengguggat di Mahkamah Agung.

Oleh sebab itu, kata Lasarus, Komisi V dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah sepakat bahwa Kementerian Perhubungan dalam melakukan refocusing/penghematan dan realokasi belanja program/kegiatan TA 2021 untuk tetap memperhatikan Program Prioritas Nasional dan penambahan alokasi program/kegiatan padat karya, sebagaimana rapat kerja pada 25 Januari lalu.

“Hal tersebut semata-mata ditujukan guna memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat dalam masa pandemi sesuai saran dan masukan Komisi V DPR RI,” ucapnya.

Ditambahkan, skema percepatan pencapaian target kegiatan pembangunan di bidang transportasi oleh Kementerian Perhubungan, sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah

Diingatkan pula, bahwa faktor kesehatan menjadi panglima utama dalam penyelenggaraan transportasi pada masa pandemi.

“Sesuai dengan Surat Edaran 19 tahun 2021 tentang petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi, maka protokol kesehatan harus dilakukan pemantauan yang ketat di bandara,” ujar Politis Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.

BACA JUGA: Bandara Juanda Gagalkan Penyelundupan Lobster Rp 3,8 Miliar

Hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Kemenhub Dadun Kohar, Direktur Operasional Angkasa Pura I Wendo Asrul Rose, Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Agus Wahyu Rahardjo, Deputi Bidang Bina Tenaga dan Potensi Pencarian dan Pertolongan Basarnas Abdul Haris Achadi, serta jajaran mitra kerja terkait lainnya.

Selain itu juga terlihat , Anggota Komisi V DPR RI Irmadi Lubis dan Herson Mayulu dari F-PDIP), Hamka B. Kady dan Tubagus Haerul Jaman dari F-Golkar, Sumail (F-Gerindra), Robert Rouw (F-NasDem), Lasmi Indaryani dan Ishak Meki dari F-Demokrat, Ruslan M. Daud dan Sukamto dari F-PKB, Suryadi Jaya Purnama (F-PKS), Athari Ghauti Ardi dan Sungkono.(sir/lna)