Khofifah Sebut Penghargaan Capaian LPPD Bukti Sinergi Pusat dan Daerah Baik

  • Whatsapp
Gubernur Khofifah bersama Wali Kota Malang Sutiaji. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menegaskan, penghargaan capaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) adalah bukti keberseriringan dan sinergi pusat dengan daerah sangat baik.

Kali ini LPPD Tahun 2018 atas Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) 2019 diraih sejumlah Kabupaten/Kota se Jatim dengan nilai tertinggi.

Baca Juga

Bahkan Pemerintah Provinsi Jatim meraih penghargaan ke-9 kalinya, dan berhak atas piagam Parasamya Punakarya Nugraha untuk ketiga kalinya atas capaian peningkatan kinerja LPPD terbaik pertama nasional.

Di hadapan seluruh Bupati dan Walikota, se Jatim, Gubernur Khofifah meminta agar penghargaan LPPD 2018, dijadikan modal untuk meningkatkan kualitas program dalam membangun keberseiringan antara Pemerintah Pusat, Provinsi hingga ke Kabupaten dan Kota.

“Ini akan jadi bukti sekaligus modal untuk menyeiringkan antara seluruh visi misi di tingkat pusat, nyambung ke tingkat Provinsi dan Kabupaten / Kota,” jelas Khofifah.

Khofifah langsung memuji seluruh Kepala Daerah atas kinerjanya selama ini yang telah mendapat penilaian dari Kemendagri dengan status sangat tinggi.

Dia menegaskan capaian ini merupakan bentuk terjalinnya keberseiringan mulai nasional hingga ke daerah serta komitmen penuh dari semua kepala daerah.

“Indeks sangat tinggi bagi kabupaten/ kota ini karena komitmen kita yang saling bersinergi dengan pusat. Hari ini kategori semuanya ‘Sangat Tinggi’, bedanya hanya nol koma nol-nol sekian,” ungkap mantan Mensos RI ini.

Dengan bersinergi dan berseiringnya visi misi pemerintah pusat dan daerah, maka breakdown Rencana Kerja Pemerintah Daerah atau RKPD juga akan terus konsisten.

“Ini berarti breakdown perencanaan program di dalam RAPBD nya juga konsisten,” imbuh Khofifah.

Khofifah pun mengingatkan para Kepala Daerah akan Reformasi Sistem Sosial Nasional, agar kesamaan visi misi pemda dengan pusat klop dengan reformasi sistem kesehatan nasional serta sistem penangan bencana.

Dari 38 Kabupaten, Banyuwangi meraih indeks kinerja tertinggi, skor 3,5592. Disusul Sidoarjo dan Pasuruan di tempat kedua dan ketiga.

Sementara wilayah lain tercatat mendapat penilaian di atas 3 dengan selisih koma antara satu sama lain.

Penghargaan ini adalah hasil Evaluasi Kinerja dan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang diserahkan oleh Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, diwakili Direktuur EKPKD kepada Gubernur Khofifah di Grahadi, Surabaya.

Untuk EKPPD 2019 terhadap LPPD 2018 Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali pertama kinerja tertinggi nasional.

Prestasi ini terhitung 9 kali berturut-turut diraih dengan capaian tertinggi dari 2 tahun pelaksanaan EKPPD 2017 terhadap LPPD 2016, dan EKPPD 2018 terhadap LPPD 2017.

Atas prestasinya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur meraih piagam Parasamya Punakarya Nugraha untuk ketiga kalinya atas capaian peningkatan kinerja LPPD terbaik pertama nasional.

Turut mendampingi Gubernur Khofifah, Sekretaris Daerah Heru Tjahjono, Kepala Biro Pemerintahan Setda Prov. Jatim Jempin Marbun, SH, MH serta jajaran Kepala OPD terkait lainnya.(ima/lna)

Post Terkait

banner 468x60