Khofifah juga Siapkan Ambulans Khusus Jenazah Covid-19

  • Whatsapp
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat memeriksa kesiapan bed di RS Menur , rujukan Covid-19. (ist)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Tim Gugus Tugas Lawan Covid-19 Pemprov Jatim yang diketuai Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, juga menyiapkan dua ambulans khusus untuk penanganan jenazah dan untuk quick respon pasien Covid-19.

Setelah berkoordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Jatim, Khofifah menegaskan bahwa soal sensitif yang diatasi Pemprov dijawab dengan menyediakan ambulans khusus penjemputan pasien Covid-19 hingga pasien yang meninggal.

"
"

Baca Juga

"
"

Kesiapsiagaan ini dilakukan sebagai langkah agar persoalan kerawanan sosial di Jatim dampak Covid bisa diantisipasi. Hal itu seiring tren meningkat grafik warga yang terpapar virus Corona ini. Selain antisipasi kesiapan dari sisi kuratif, baik tenaga medis 152 dokter paru, dokter umum sebanyak 13.438, perawat dan 13.377 orang juga kesiapan bed di 75 RS rujukan yang disiapkan.

Melihat perkembangan Covid -19 di Jatim , alat rapid test yang didroping ke daerah berjumlah 18.400 baru terpakai 6.051, maka ke depan akan lebih luas lagi.

Diakui meski tingkat kesembuhan Covid di Jatim tinggi, Gubernur Khofifah meminta tidak lengah. Karena ada beberapa kasus yang masih status PDP bahkan telah meninggal. Angka meninggal di Jatim, 14 orang atau 9,4 persen.

Untuk menyikapi berbagai dinamika sebaran Covid -19 ini dibutuhkan kecepatan respon. Diharapkan dengan smartphone android yang dibagikan data mitigasi lengkap bisa cepat ditangani dan dilayani.

Melakukan identifikasi penting melalui smartphone yang terkonek dengan Command Center segera sebelum masuk tabulasi data sudah ada penanganan. Baik soal suspek Corona yang segera mendapat respon cepat.

“Dua ambulans ini kita siapkan untuk menunjang quick respon dari data mitigasi secara komprehensif diterima. Update data harus 24 jam. Semisal apa dirujuk ke RS lain karena ventilator tidak ada, atau sampai tahap tertentu ada yang terkonfirmasi PDP mulai ada masalah pernafasan harus dijemput. Kita siapkan di Grahadi,” tegas Khofifah.

Dua ambulans ini satu untuk quick respon melayani di wilayah Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, dan yang akses cepat sedangkan satu ambulans lain untuk pengangkutan jenazah Covid.

“Supaya percepatan penanganan lebih komprehensif lagi,” ujarnya.(ima)

Post Terkait

banner 468x60