Ini Tuntutan Para Driver Online se-Jatim dalam Demo Frontal Jilid 2

  • Whatsapp
demo driver
Demo ojol di Surabaya beberapa waktu lalu (Foto: Amir Baihaqi)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – NUSADAILY.COM – SURABAYA – Koalisi organisasi dan komunitas driver online se Jatim akan turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi dalam Frontal (Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal) Jilid 2, Selasa (15/9). Mereka yang merupakan gabungan dari Himpunan Pengusaha Daring Indonesia (HIPDA), Asosiasi Driver Online (ADO) Jawa Timur, Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur dan Paguyuban driver online lain di Jatim menuntut pihak aplikator agar tidak memotong hasil orderan sebanyak 20 persen.

Baca Juga

Pemotongan 20 persen ini dinilai merugikan para mitra driver, utamanya di masa pandemi Covid-19 ini. Selain itu, mereka juga mempertanyakan pembagian bantuan sosial dari pemerintah yang tidak merata untuk driver online.

“Zona merah yang masih berlaku untuk transportasi online di beberapa wilayah di Jawa Timur, dan pressing debt collector masih terjadi pada driver online yang mengambil kredit di leasing selama masa pandemi tanpa ada keringanan kebijakan,” ujar Daniel Lukas Rorong, Humas Frontal Jilid 2 dalam keterangan tertulis yang diterima Nusadaily.com.

Aksi yang diikuti sekitar 1000 driver online dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang dan berbagai kota atau kabupaten di Jawa Timur ini juga menuntut penertiban aplikator baru transportasi online yang tidak memiliki kantor dan penentuan tarif, yang merugikan mitra driver.

BACA JUGA: Besok, Ribuan Driver Online se-Jatim Gelar Demo “Frontal” Jilid 2

Para mitra driver juga meminta adanya tempat pengaduan khusus bagi para driver yang memiliki keluhan.

“Kami juga meminta tempat pengaduan khusus bagi driver online yang tergabung dalam Frontal terkait keluhan yang dialami,” ujarnya lagi.

Post Terkait

banner 468x60