Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Surabaya, Lumajang dan Sidoarjo, Puluhan Rumah Rusak

  • Whatsapp
hujan angin
Atap rumah warga terhempas angin kencang (Istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Hujan deras disertai angin kencang menerjang tiga wilayah Jatim yakni Kota Surabaya, Sidoarjo dan lumajang pada Minggu (22/11). Akibatnya jalur Lumajang Surabaya nyaris lumpuh. Sementara di Surabaya sebuah atap rumah terbang hingga menimpa kabel listrik. Beruntung, kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa.

Di Kota Surabaya, terjadi di Jalan Kapas Madya II Surabaya pada Minggu (22/11) pukul 15.30 WIB. Saat atap terbang, hujan deras disertai angin melanda kawasan tersebut. Kabid Pembinaan dan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Bambang Vistadi membenarkan hal tersebut.

Baca Juga

“Penyebabnya karena angin kencang ya. Sebagian wilayah di Surabaya dilanda hujan disertai angin. Tadi tim orong-orong langsung gerak cepat ke lokasi untuk mengevakuasi atap rumah yang menimpa kabel listrik,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (22/11/2020).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Menurut Bambang, saat atap terbang dan menimpa kabel listrik, tidak ada orang di tempat kejadian.

Pihak PMK Surabaya yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi atap bangunan yang terbang. Sekitar pukul 16.30, evakuasi telah selesai.

“Alhamdulillah nihil tidak ada korban. Hanya karena angin saja terus atap terbang dan menimpa kabel listrik. Pas kejadian tidak ada orang di sekitarnya. Kami mengimbau warga tetap hati-hati karena ini musim pancaroba,” pungkasnya.

BACA JUGA: Hujan Deras, Kota Malang Dilanda Banjir Setengah Jam

Sementara di Lumajang, pohon asem londo tumbang diterjang angin kencang. Lalu lintas di jalur Lumajang-Surabaya sempat lumpuh total.

Pohon tersebut tumbang sekitar pukul 16.00 WIB di Desa Grobogan, Kecamatan Kedung Jajang, Lumajang. Pohon dengan diameter satu meter itu tumbang setelah kawasan tersebut diguyur hujan lebat disertai angin kencang.

Akibat ada pohon tumbang, jalur penghubung Lumajang-Surabaya itu sempat lumpuh total selama dua jam. Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang bersama TNI-Polri, langsung melakukan pemotongan pohon yang tumbang tersebut menggunakan tiga gergaji.

“Pohon asem di Jalan Raya Kedung Jajang tumbang akibat angin kencang disertai hujan deras. Akibatnya pohon tersebut menutup seluruh bahu jalan,” ujar Kabid Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo kepada detikcom, Kamis (19/11/2020).

Sedangkan di Sidoarjo, hujan deras disertai angin kencang melanda Desa Klopo Sepuluh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo. Akibatnya, belasan rumah rusak, satu tiang listrik roboh, dan dua tiang listrik lainnya miring.

Gendut (35), warga Desa Klopo Sepuluh mengatakan hujan dan angin kencang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Hujan disertai angin kencang itu terjadi sekitar 3-5 menit saja.

Namun efeknya dahsyat. 10 Rumah di RT 10, RW 4 dan 4 rumah di RT 4, RW 2 rusak. Belasan rumah tersebut kategori kerusakannya ringan. Satu tiang listrik roboh dan dua lainnya miring.

“Saat kejadian, warga sekitar banyak yang takut karena ada tiang listrik yang rusak dan roboh. Akibatnya kabel litrik nglewer di jalan,” kata Gendut kepada detikcom di lokasi, Minggu (22/11/2020).

Kepala BPBD Sidoarjo Dwijo Prawito mengatakan hujan disertai angin kencang merusak belasan rumah di dua RT di Desa Klopo Sepuluh Sukodono.

“Ada 14 rumah katagori kerusakannya ringan, yakni di RT 10 berjumlah 10 rumah. Sedangkan di RT 4 berjumlah 4 rumah,” kata Dwijo.

Sementara itu di tempat yang sama, Adi Heriyanto Menager ULP PLN Kota Sidoarjo mengatakan akibat hujan disertai angin kencang, ada 3 tiang listrik yang rusak, satu tiang ronoh dan dua tiang miring.

“Sebenarnya ini masuk wilayah Surabaya barat, totalnya ada tiga tiang yang bermasalah. Diperkirakan ada ratusan rumah yang padam,” kata Heri.

BACA JUGA: Warga Kraksaan Probolinggo Kembali Diterjang Banjir Rob

Heri menjelaskan meski ini masuk wilayah Surabaya barat tapi pihaknya berusaha semaksimal mungkin. Ada sekitar 25 personel dari PLN Sidoarjo yang membantu PLN Surabaya barat.

“Dari PLN Sidoarjo kami kerahkan 25 personel dibantu dengan sarana dua mobil gangguan, satu unit skylift dan satu unit mobil crane. Targetnya malam ini listrik warga desa harus menyala,” jelas Heri.(ima/lna)

Post Terkait

banner 468x60