Hadiri Haul KH Hamid, LaNyalla Apresiasi Anggaran Pemerintah untuk Pesantren

  • Whatsapp
LaNyalla pesantren
Ketua DPD RI AA. La Nyalla Mahmud Mattalitti saat meberikan sambutan dalam kunjungan ke Pondok pesantren Salafiyah, Pasuruan Senin 26 Oktober 2020. (LaNyalla for Nusadaily.com)
banner 468x60

PASURUAN – Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar 2,6 triliun untuk pesantren, Diniyah dan lembaga pendidikan keagamaan. Anggaran tersebut ditetapkan bersamaan dengan hari santri Nasional 22 Oktober yang lalu.

Terkait hal tersebut ketua DPD RI  AA. La Nyalla Mahmud Mattalitti memberikan apresiasi yang dalam kepada pemerintah. Ini disampaikan saat dirinya berkunjung ke Pondok pesantren Salafiyah, Pasuruan Senin 26 Oktober 2020.

Baca Juga

BACA JUGA: LaNyalla Minta KAHMI Kawal Demokrasi Indonesia

Menurutnya anggaran tersebut dimaksudkan agar pondok pesantren dan lembaga keagamaan dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru ditengah pandemi covid saat ini,  sehingga proses pembelajaran di ponpes berjalan dengan harapan.

“Minggu lalu, saya keliling ke beberapa pondok pesantren di Jatim, mayoritas belum mendapat bantuan dari pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan bagi santri. Dan, alhamdulillah, aspirasi tersebut langsung direspon pemerintah pusat,” tutur LaNyalla.

Kehadiran dirinya di Ponpes yang diasuh KH Idris Hamid itu dalam rangka mengikuti peringatan Maulid Nabi dan Haul ke-39 Almaghfurlah KH Abdul Hamid bin Abdulloh Umar dan Haul ke-30 Almaghfurlaha Ibu Nyai Hj. Nafisah binti KH Achmad Qusyairi.

Dalam sambutannya, LaNyalla meyakini jika umat Islam di Indonesia dapat meneladani empat sifat Rasulullah, yakni Siddiq, Amanah, Tabligh dan Fathonah, maka Indonesia pasti akan menjadi bangsa panutan dan negara adidaya.

“Karena kualitas manusianya yang unggul. Baik kualitas pejabatnya, maupun kualitas rakyatnya,” tandasnya.

Ia juga berharap, sifat dan konsistensi serta kearifan Mbah Hamid— panggilan akrab KH Abdul Hamid, dapat diteruskan oleh generasi berikutnya. “Oleh karena itu acara Haul seperti ini perlu. Karena selain sebagai pengingat, juga sebagai inspirasi bagi generasi penerus, bahwa kita adalah bangsa yang besar, karena kita memiliki banyak Ulama besar. Bahkan Ulama yang masuk dalam kategori Kekasih Allah SWT,” urainya.

BACA JUGA: Resmikan Pasar Non-Tunai, LaNyalla Tekankan Pentingnya Teknologi Digital

Di penghujung sambutannya, LaNyalla yang sempat selama tiga tahun nyantri langsung dengan Kiai Hamid berharap para Ulama terus membimbing dan mendo’akan rakyat Indonesia, agar rakyat Indonesia, khususnya umat muslim dapat meneladani empat sifat Rasulullah, sehingga ke depan Indonesia senantiasa menjadi negeri yang baldatun thoyibatun warobbun ghofur.

Acara Haul kali ini, selain LaNyalla, Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin turut memberi sambutan secara virtual. Sementara mauidzah hasanah diberikan oleh KH Mustofa Bisri (virtual) dan KH Bahaudin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha. Tampak sejumlah habaib, kiai dan masyayikh hadir di kursi barisan depan dan di dalam rumah utama. (sir/lna)